Percepat Capaian Pembangunan Sanitasi, Pemkab Balangan Gelar Kick Off Meeting

KabarKalimantan, Paringin – Pemkab Balangan menggelar kick off meeting program Percepatan Pembangunan Sanitasi Permukiman (PPSP) 2019 di Aula Benteng Tundakan, Kantor Bupati Balangan, Selasa (28/5/2019).

Kegiatan ini merupakan keseriusan Pemkab Balangan dalam melakukan percepatan pembangunan sanitasi agar  mampu mewujudkan pencapaian akses universal 2019.

Dalam kegiatan itu juga dirangkai dengan dilalukannya deklarasi Gerakan Balangan Sanitasi Tuntas, yang merupakan akronim dari Balangan Santun.

Deklarasi Gerakan Balangan Santun diawali dengan penandatanganan yang dilakukan Bupati Balangan H Ansharuddin, diikuti Sekda, kepala SKPD terkait dan para camat.

Selain itu, di kegiatan yang juga mengundang Pokja Air Minum dan Penyehatan Lingkungan (AMPL) Kalsel, Pokja AMPL Balangan  dan perwakilan perusahaan swasta ini, bupati juga memaparkan kondisi eksisting sanitasi dan air minum Kabupaten Balangan.

Ketua Pelaksana, Murjani Fauzi, menyampaikan, kick off meeting dilakukan untuk menyampaikan kepada semua pihak baik pemerintah maupun non pemerintah tentang dimulainya implementasi pemuktakhiran progam PPSP tahun 2019.

“Ini juga mengadvokasi semua pihak terkait untuk memberikan komitmen dan dukungan dalam percepatan target Universal Akses 2019,” katanya.

Sementara itu, Bupati Balangan H Ansharuddin berharap kick off PPSP ini tak hanya menjadi sebuah kegiatan seremonial saja, tetapi harus mampu melakukan analisa yang utuh dan menyeluruh terhadap permasalahan air minum serta penyehatan lingkungan.

“Dengan demikian, ke depannya kita dapat menyusun perencanaan yang komprehensif, tepat sasaran dan sinergis,” ucap bupati.

Menurut bupati, dalam perencanaan berkualitas yang disusun kabupaten, baik rencana aksi daerah ataupun strategi sanitasi kabupaten (SSK), diharapkan dapat memberi gambaran kebutuhan pembangunan air minum dan penyehatan lingkungan permukiman berdasarkan kajian mendalam pokja AMPL untuk lima tahun ke depan.

Untuk mencapai target tersebut, Bupati sangat sadar tentu tidak mudah. Dibutuhkan kesungguhan dan akselerasi dari pemerintah provinsi dan kabupaten kota, serta perubahan perilaku dari masyarakat untuk melaksanakan pembangunan air minum dan penyehatan lingkungan dengan baik dan terencana.

“Dalam kesempatan ini saya juga mengajak seluruh yang hadir untuk dapat menjadi agen perubahan dalam pembangunan sanitasi,” cetus bupati.

Reporter: FM Hidayatullah

Editor: Suhaimi Hidayat

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here