Perkenalkan Kalimantan ke Internasional dengan Gelang Paracord

458

BANJARMASIN, KK – Banyak cara untuk memperkenalkan kekayaan daerah ke dunia internasional. Seperti yang dilakukan oleh Surya Muda Tajuddin ini, ia memperkenalkan Kalimanta dengan membuat gelang Paracord.

Paracord adalah brand yang ia berikan untuk produk gelang Paracord yang ia buat. Ia menjelaskan bahwa Paraborn sendiri adalah penggabungan kata dari paracord dan borneo (Kalimantan).

 

Tali Paracord sendiri pada awalnya merupakan tali parasut yang menjadi bawaan wajib oleh US Army sejak Perang Dunia II. Lebih dari itu, tali paracord itu biasanya dibuat oleh para tentara menjadi sebuah gelang survival yang suatu ketika gelang tersebut dapat dibongkar kembali dan digunakan untuk keperluan survival. Di Indonesia sendiri jenis tali ini disebut tali jiwa yang biasa digunakan oleh kesatuan Brimob Polri.

 

Menurutnya, adalah sebuah tanggungjawab ketika memuat kata borneo untuk brand produknya itu. Karena itu, ia pun terdorong untuk membuat motif baru yang harus bernuansa borneo Kalimantan maupun Indonesia.

 

“Sebelum membuat, saya harus pastikan bahwa motif tersebut belum ada,” ujarnya kepada Kabar Kalimantan, Senin (19/12/2012).

 

Hasilnya, dengan mempromosikan motif yang ia buat itu melalui akun instagram @paraborneo, motif yang ia buat dengan insprirasi dari kekayaan Kalimantan itu sudah dituruti oleh pengrajin gelang Paracord di beberapa negara di Eropa.

 

Tidak hanya itu pengrajin gelang Paracord di Eropa itu juga membuatkan video tutorial pembuatan motif ciptaannya itu yang sudah ditonton lebih dari 2.200 pengguna youtube di seluruh dunia.

 

“Selang dua jam setelah video itu di upload, sebuah akun dari Italia melakukan hal yang sama,” tambahnya.

 

Saat ditemui Kabar Kalimantan di Taman Budaya Kalimantan Selatan, pria yang juga membidani lahirnya kelompok perkusi Cha-catuk percusion itu menjelaskan bagaimana motif buatannya itu dilirik oleh dunia internasional.

 

“Sebuah akun instagram dari Kroasia bernama Creation_bys mengirim pesan kepada saya untuk meminta cara pembuatan motif tersebut. Kemudian akun tersebut minta ijin untuk membuat video tutorialnya untuk disebarkan melalui akun youtubenya, Creation_bys,” terangnya.

 

Ia mengaku senang dapat memperkenalkan setidaknya ada unsur kalimantan pada motif yang ia buat itu ke dunia internasional. Sehingga kalimantan dan kekayaan di dalamnya itu dikenal luas oleh dunia internasional dengan motif yang ia namai Borneo fishtail itu.

 

Ia berharap apa yang ia lakukan itu dapat menginspirasi anak-anak muda di kalimantan selatan khususnya untuk memperkenalkan daerah dengan cara sederhana seperti yang ia lakukan. “Kita mampu berkembang tanpa harus menjiplak, boleh meniru tapi harus dikembangkan,” ucapnya.

 

Surya Muda Tajuddin memulai membuat gelang dari tali Paracord sejak april 2016. Pada awalnya ia hanya membuat motif yang sudah ada dengan menirunya dari internet. Menurutnya sudah ada lima motif yang ia ciptakan dengan inspirasi dari kekayaan kalimantan, yakni Borneo fishtail, ripple river, arowana fish, buceros (nama latin burung enggang), dan mandala bima. “Ripple river saya buat karena terinspirasi dari riak Sungai Barito,” jelasnya. 

 

Menurutnya, pemberian nama untuk produk tersebut dibuat dengan pertimbangan agar mudah dimengerti dan diserap oleh kalangan internasional. Dan harus tetap memuat unsur kedaerahan. nfi

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here