Menu

Mode Gelap

Banjarmasin · 20 Feb 2019 23:14 WIB ·

Perkuat Wawasan Kebangsaan di Era Milenial


 Acep Supriadi memberikan materi wawasan kebangsaan kepada para peserta FGD Kesbangpol Banjarmasin Perbesar

Acep Supriadi memberikan materi wawasan kebangsaan kepada para peserta FGD Kesbangpol Banjarmasin

KabarKalimantan, Banjarmasin – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbanhpol) Banjarmasin melaksankan Focus Group Discussin (FGD) wawasan kebangsaan di Aula BKD Diklat, Jalan Hasan Basri, Kayu Tangi II, Banjarmasin Utara, Rabu (20/2/2019).

Kegiatan yang dihadiri para guru Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) dan pembina Organisasi Siswa Intra Sekolah OSIS dari 24 sekolah SLTP/SMP sederajat, baik negeri maupun swasta di Banjarmasin itu, tidak lain untuk memberikan pemahaman betapa pentingnya arti dari wawasan kebangsaan, khususnya bagi generasi milenial.

Kasubid Wawasan Kebangsaan, Kesbangpol Banjarmasin, Budiono mengatakan, Kesbangpol memilih dan menyasar generasi milenial tentunya bukan tanpa alasan. Mengingat, di era milenial yang tentunya tak bisa dihindari oleh siapapun yang ingin berkembang tentu sedikit banyaknya da hal negatif yang bisa saja berdampak bagi keutuhan bangsa dan negara.

Baca Juga :   Pemkot Terlalu Baik, Bando Tak Berizin Masih Boleh Pasang Iklan

“Perubahan lingkungan juga ikuti bagaimana generasi milenial ini jangan hanyut dalam kehidupan yang sifatnya baru. Tapi juga harus memahami akar pokok berdirinya negara, indikator bagaimana negara menjadi kuat. Hal itu yang harus dipahami generasi milenial,” ucapnya di sela kegiatan.

Menurutnya, memang sudah sepatutnya pola pembinaan wawasan kebangsaan terus diberikan sebagai filter sekaligus menjadi rambu-rambu agar pengaruh pesatnya perkembangan era globalisasi sekarang ini bisa terus berimbang dengan rasa memiliki dan mencintai bangsa dan negara.

“Walaupun kita orang yang modern tapi tetap harus menjaga nilai-nilai berbangsa dan bernegara. Tetap harus menjadi warganegara yang baik. Memahami wawasan kebangsaan, sehingga menjadi modal untuk mempertahankan NKRI,” ucapnya di sela kegiatan.

Baca Juga :   Paman Birin: Pentingnya Gotong Royong dalam Menghadapi Pandemi Covid-19

Disamping itu, dalam diskusi yang menghadirkan pemateri dari TNI dan akademi tersebut, masalah-masalah yang dihadapi guru dalam memberikan pembinaan kepada murid di sekolah juga disampaikan. Sehingga diharapkan hal tersebut bisa menjadi feedback agar kedepan bisa menjadi solusi cara menyikapi permasalahan yang muncul.

Kemudian, dari hasil FGD dengan mengusung tema “Wawasan Kebangsan di Era Milenial” yang dilaksanakan untuk pertama kalinya di 2019 ini, diharapkan juga bisa menghasilkan sebuah informasi serta rekomendasi bagi guru untuk menjadi modal pembinaan siswa/i di sekolah masing-masing.

“Rekomendasi nanti paling tidak bisa jadi referensi bagi guru untuk bisa menyamakan nilai wawasan kebangsaan, dan kemudian bisa di bagi siswa mereka,” jelasnya.

Baca Juga :   Pemkot Banjarmasin Usulkan 460 CPNS

Sementara itu, pemateri dari Akademisi Universitas Lambung Mangkurat, Acep Supriadi menilai, cepatnya pergerakan teknologi baik dari segi ekonomi, sosial dan budaya memang sangat berpengaruh terhadap karakteristik di masyarakat.

Dia mengambil contoh seperti halnya Startup unicorn, yang baru-baru ini booming diperbincangkan di masyarakat. Perubahan pola bisnis berbasi IT tersebut tentunya memiliki nilai yang begitu positif.

Sebab, pola-pola semacam itu bisa memberikan kemudahan dalam berinteraksi dan bertransaksi. Akan tetapi, yang perlu diingat lanjut Acep, ada hal negatif yang juga turut muncul. Seperti membuat hubungan sosial masyarakat menjadi minim.

“Jadi alangkah baiknya, hal-hal semacam ini harus diimbang. Kita tidak mungkin menolaknya. Tapi paling tidak kita bisa memberikan keseimbanagan di dalamnya,” ujarnya.

M Syahbani

Artikel ini telah dibaca 21 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Program Pasar Murah Minyak Goreng dan Gula Tahap 2 Sasar 3 Kecamatan

28 November 2021 - 19:28 WIB

Para Relawan Bersihkan Puing-puing Kebakaran Bangunan Asrama Polsekta Banjarmasin Utara

27 November 2021 - 16:25 WIB

Sebuah Ruko di Bantaran Sungai Kelayan Roboh, Tujuh Orang Nyaris Tertimbun Reruntuhan Bangunan

27 November 2021 - 13:35 WIB

10 Ribu Bibit Ikan Patin Dilepas di Sungai Jelai

26 November 2021 - 12:55 WIB

Peringati Hari Guru 2021, Ini Harapan PGRI Banjarmasin

25 November 2021 - 16:02 WIB

Wakapolda Kalsel Tinjau Kebakaran Asrama Polsekta Banjarmasin Utara

24 November 2021 - 22:02 WIB

Trending di Banjarmasin