Jum. Sep 25th, 2020

Perlu Dukungan Pemangku Kepemimpinan Wujudkan Kampung KB

2 min read

KabarKalimantan, Amuntai – Bupati Hulu Sungai Utara (HSU) H Abdul Wahid HK didampingi Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Daerah Hj Anisah Rasyidah Wahid dan Plt Kepala Bagian Humas dan Protokol H Adi Lesmana menghadiri Rapat Koordinasi Nasional Program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) Tahun 2018 di Hotel Grand Sahid Jaya Jakarta, Rabu (14/2).

Rakornas yang mengakat tema Penguatan Integritas Program Lintas Sektor di kampung KB guna mempercepat terwujudnya kualitas Sumber Daya Manusia itu dibuka langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI Puan Maharani yang ditandai dengan pemukulan gong.

Hadir dalam Rakornas tersebut sejumlah Menteri Kabinet Kerja, Plt Kepala BKKBN, para Pejabat Pimpinan Tinggi Madya BKKBN dan kementerian/lembaga, para mitra kerja BKKBN, termasuk BUMN, Lembaga Donor dan Sektor Swasta dan peserta Rakornas Program KKBPK Tahun 2018.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani dalam sambutannya mengingatkan, keberhasilan Program Kampung KB mensyaratkan dukungan dari seluruh pemangku kepentingan yang terkait.

Keluarga Berencana, lanjutnya, tidak hanya dimaknai sebagai upaya pengendalian kelahiran semata, akan tetapi juga membangun kesadaran setiap keluarga agar memiliki dukungan sosial budaya, ekonomi, pendidikan dan kesehatan yang memadai agar kehidupan keluarga menjadi sejahtera.

Menurut Puan, Kampung KB merupakan lokus dari upaya untuk membangun keluarga yang sejahtera. Pasalnya, keluarga yang sejahtera tidak hanya berkaitan dengan pengendalian kelahiran anak saja, akan tetapi berkaitan dengan pendidikan, kesehatan, dan ekonomi keluarga. “Oleh karena itu, Kampung KB sebagai lokus pembangunan keluarga kecil dan sejahtera membutuhkan dukungan dari sektor lainnya,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Bupati HSU H Abdul Wahid HK juga menjelaskan, keberhasilan program Kampung KB memang diperlukan dukungan dari berbagai pihak termasuk juga masyarakat. “Bahkan, kesadaran masyarakat akan pentingnya keluarga berencana sangat mendukung keberhasilan dalam mewujudkan masyarakat atau SDM yang sehat dan berkualitas,” katanya.

Dalam hal ini, Wahid menyampaikan, saat ini di masing-masing kecamatan yang ada di Kabupaten HSU sudah ada Kampung KB dan program-programnya pun juga bisa berjalan dengan baik.

Wahid berharap, para petugas lapangan KB dan pendamping/kader bisa bekerja optimal dalam melakukan pembinaan dan pendampingan serta memberikan pelayanan yang maksimal, khususnya dalam mengakses layanan kesehatan, pendidikan, pemberdayaan ibu, pemberdayaan ekonomi dan pembinaan hidup sehat dengan gizi yang baik serta mengantisipasi dan mencegah terjadinya stunting pada anak.

Sementara itu, Kepala BKKBD HSU Hj Anisah Rasyidah usai mengikuti Rakornas itu berkomitmen untuk menindaklanjuti hasil dari rakornas dan berusaha untuk menjalankan program KKBPK lebih optimal agar bisa mewujudkan kualitas SDM yang adi di Kabupaten HSU dan agar HSU bebas dari gizi buruk dan stunting.

MUHAMMAD YUSUF

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | redkal.com by Kabar Kalimantan.