Perwali Terkait PPDB di Banjarmasin Perlu Direvisi

1217

KabarKalimantan, Banjarmasin – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Banjarmasin saat ini tengah berlangsung. Namun beberapa kendala mulai bermunculan, salah satunya terkait Perwali tentang sistem zonasi wilayah yang dinilai tidak maksimal.

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Banjarmasin Zainal Hakim saat kunjunjungan lapangan mengatakan, Perwali ini mengatur tentang zonasi kecamatan, dimana siswa dapat mendaftar ke sekolah terdekat namun harus sesuai dengan wilayah kecamatan tempat tinggal mereka.

“Karena berbeda kecamatan antara sekolah dangan tempat tinggal siswa, banyak orang tua akhirnya tidak bisa mendaftarkan anaknya. Padahal sekolah itu sangat berdekatan dengan rumah mereka,” terang Zainal Hakim kepada wartawan di SMP 3 Banjarmasin, Selasa (2/7).

Dengan adanya persoalan itu, Politisi Partai Kebangkitan Bangsa ini akan segera berkoordinasi dengan Pemkot setempat. Apa yang menjadi keluhan warga terkait PPDB ini, harus segera ditindaklanjuti.

Baca Juga :   Orangtua Murid Keluhkan Sitem Zonasi yang Tak Sesuai

“Ini yang akan menjadi evaluasi kedepan. Kekurangan terkait Perwali tersebut, harus segera dibenahi agar tidak merugikan masyarkat,” katanya.

Sementara itu, Anggota Komisi IV DPRD Banjarmasin Deddy Sophian mengungkapkan, adanya aturan dalam Perwali dengan batasan wilayah kecamatan terhadap PPDB tahun ini memang dirasakan mempersulit sebagian masyarakat. Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, penerimaan siswa baru itu murni dengan sistem zonasi terdekat.

“Tahun lalu, siswa dapat mendaftar ke sekolah terdekat tanpa batasan zonasi kecamatan.  Padahal kalau aturan pemerintah pusat, PPDB tidak melihat dari wilayah kecamatan, tapi murni zonasi terdekat, ini yang perlu dikaji ulang agar lebih baik kedepan,” terangnya.

Terpisah, Kapala Sekolah SMP 3 Banjarmasin Ahmad Suhaidi mengatakan, pihaknya tetap mengacu dengan peraturan Perwali yang berlaku saat ini. Pihak sekolah pun telah menambah jumlah tenaga teknis untuk penerima peserta didik baru. Termasuk menyediakan sarana pendukung seperti peralatan komputer.

Baca Juga :   Hanya Dapat Satu Rombel, Guru Sertifikasi Terancam Kekurangan Jam Mengajar

“PPDB di hari ke dua ini berjalan dengan lancar. Terkait ruang belajar, di sekolah kami tersedia 6 ruang yang dapat menampung 173 siswa. Kami menerapkan sitem zonasi kecamatan sesuai Perwali,” jelasnya.

Reporter: Smara Aqdimul Azmi

Editor: Suhaimi Hidayat

Penanggungjawab: M Ridha

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here