Picu Ekonomi Syariah Melalui Syariah Week

605

KabarKalimantan, Banjarmasin – Melihat geliat ekonomi syariah berpotensi baik di Kalsel, Bank Indonesiaa mengadakan berbagai progam menarik soal mengelola keuangan secara syariah, salah satunya ialah ‘Syariah Week’.

Kepala Perwakian Bank Indoneisa (KPw BI) Kalimantan Selatan, Herawanto mengatakan, ada empat kegiatan yang akan dilaksanakan dalam Syariah Week, seperti diskusi Praktisi Ekonomi Syariah, ToT Manajemen Zakat Infaq dan Sodaqoh, Pelatihan Kemandirian Ekonomi dan International Youth Conference.

“Empat kegiatan ini semata-mata untuk memicu masyarakat bisa memanfaatkan ekonomi syariah,” kata Herawanto dalam siaran pers, Jumat (26/10/2018).

Beberapa hari lalu, Herawanto mengatakan, BI Kalsel juga telah membangun kerjasama dengan Univeristas Negeri Islam (UIN) Antasari dengan mengadakan Diskusi Praktisi Ekonomi Syariah.

Diskusi itu, lanjut Herawanto, membahas potensi dan tantangan pengembangan ekonomi syariah di Kalsel. “Kami juga memberikan modul Training Of Trainer (TOT) manajemen mengenai zakat, infaq, dan sodaqoh,” sambung Herawanto.

Tujuan dari ToT Manajemen, zakat, infaq, dan sodaqoh adalah untuk memperkuat kapabilitas di bidang zakat, infaq, dan sodaqoh bagi mahasiswa, para pelaku usaha dan praktisi ekonomi syariah lainnya. “Yang baru kami selesaikan hari ini, pelatihan Kemandirian Ekonomi di Ponpes Islahul Aulad,” sebutnya.

Terkait dilaksanakannya di pondok pesantren, ia menjelaskan, stategi tersebut merupakan bagian dari capacity building, yakni  dengan pendekatan keumatan, yang targetnya adalah para santri dan civitas pesantren.

Pelatihan ditekankan pada pemberdayaan potensi ekonomi yang ada di Ponpes, yaitu teknik penggilingan padi organik, pembesaran ikan, dan pendayagunaan lahan untuk penanaman dengan polybag. “Pada 30-31 Oktober nanti kami juga akan melaksanakan International Youth Conference yang bekerjasama dengan ASEAN Muslim Students Association (AMSA),” tegasnya.

Tidak hanya dari Indoneisa, acara International Youth Conference ini akan dihadiri  oleh berbagai delegasi negara tetangga, seperti Malaysia, Thailand, dan Filipina. Kegiatan ini merupakan strategi pengembangan ekonomi syariah melalui pendekatan kepada organisasi kepemudaan.

M Rizal Khalqi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here