Pilrek Dinilai Tak Beres, Forum ULM Bersih Sarankan Anggota Senat Ditata Ulang

538
Ketua Forum Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Bersih H Wahyu Firmansyah

KabarKalimantan, Banjarmasin – Pemilihan rektor Universitas Lambung Mangkurat (ULM) mulai memanas. Beberapa calon dinilai terindikasi politik uang.

Pemilihan rektor ULM tinggal memasuki tahapan terakhir, yakni pemungutan suara dari kementerian. Tiga calon rektor harus meraup 35 persen suara menteri.

Pada pemilihan di tingkat senat, Prof Dr Sutarto Hadi mengungguli perolehan suara, yakni sebanyak 31 suara. Sedangkan Prof Dr Zairin Noor memeroleh 17 suara, dan Prof Dr Hadin Muhjad sebanyak 9 suara.

Kecurigaan pun bermunculan menjelang proses akhir tersebut. Seperti yang diungkapkan Ketua Forum ULM Bersih H Wahyu Firmansyah. Ia menilai ada indikasi politik uang yang dilakukan sejumlah calon pada tahapan penjaringan.

“Bahkan senat dikarantina pada sebuah hotel mewah di Banjarmasin dengan dimodifikasi dalam acara buka puasa bersama,” ujar Wahyu kepada KabarKalimantan, Selasa (19/6/2018).

Wahyu berharap, penegak hukum seperti Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dapat menelusuri dugaan tersebut. Menurutnya hal ini tidak boleh terjadi pada pemilihan rektor di perguruan tinggi negeri.

Sebab, andai terbukti ada kesalahan berupa penyuapan, calon rektor tidak hanya didiskualifikasi, tetapi juga terancam dipidanakan.

Selain itu, Wahyu juga prihatin jika Kementerian riset teknologi dan pendidikan tinggi (Kemenristek Dikti) menutup mata dan telinga akan hal ini. “Rektor adalah penjaga gawang moral anak bangsa,” katanya.

Forum ULM bersih rupanya sudah menyiapkan solusi. Anggota senat ULM mesti ditata ulang. “Jika perlu dibubarkan dulu atau diganti total,” sarannya.

Tidak hanya itu, Forum ULM bersih juga menyarankan agar tugas kepemimpinan yang diemban rektor diambil alih sementara oleh Kemenristek Dikti. Sementara itu, dilakukan perbaikan sistem rekrutmen anggota senat dan pendaftaran ulang calon rektor.

“Yang tidak kalah penting harus ada lembaga independen yang mengawasi,” tegasnya.

M Ali Nafiah Noor

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here