Jum. Sep 25th, 2020

Piutang Perusda BJU Tanbu Sebesar Rp 2,5 Miliar Dipertanyakan 

2 min read

KabarKalimantan, Batulicin – Kepala Bagian Perekonomian Sumber Daya Alam dan Administrasi Pembangunan Kabupaten Tanah Bumbu Didi Ali Hamidi menyebut kerugian yang dialami Perusda Batulicin Jaya Utama (BJU) saat ini sudah mulai berkurang dibandingkan pada tahun-tahun sebelumnya.

Didi Ali Hamidi mengatakan, kerugian Perusda BJU sebesar Rp 2,5 miliar tersebut terdiri dari piutang pada bidang usaha perumahan, instalatir, kerjasama pada bidang jasa angkutan batubara yang ada di daerah Kintap, termasuk piutang 3 orang Direktur BJU yang terdahulu.

Terkait Perusda BJU Tanbu yang pada setiap tahun rata-rata merugi hingga miliaran rupiah, dan selama berjalan sudah dilakukan audit secara reguler oleh  Kantor Akuntan Publik (KAP) Fahmi Rijali yang berkantor di wilayah Banjarmasin.

“Memang, dari hasil audit KAP Banjarmasin tersebut, Perusda BJU sejak bergerak pada tahun 2014 silam, hingga saat ini mengalami kerugian,” kata Didi, Rabu (29/7/2020).

Didi menilai, Perusda Batulicin Jaya Utama (BJU) ini memang susah berkembang. Pasalnya, usaha yang ada hanya sebagai distributor pupuk subsidi dan pupuk non subsidi, Pupuk  Petrokimia dan Pupuk Kaltim, ditambah dengan kerjasama  usaha minyak SPBN Sebamban.

Seandainya usaha Perusda BJU yang ada ini menjadi distributor tunggal pupuk tersebut, tambahnya, tentunya keuntungannya bisa lumayan. Sebab,  PT Agustina yang ada di daerah ini juga distributor, sehingga ada persaingan.

“Selain mempunyai dua bidang usaha yang sangat minim, ditambah dengan sisa modal Perusda BJU yang sangat terbatas, membuat BUMD ini menjadi lambat berkembang,” tandasnya.

Didi pun berharap kepada Direkrur Perusda BJU Tanbu, apa yang telah direkomendasikan oleh pihak dewan dapat ditaati.

Adapun piutang yang disebutkan oleh Kabag Perekonomian Sumber Daya Alam Dan Administrasi Pembangunan sebesar Rp 2,5 miliar itu. Sehingga Direktur Perusda BJU yang menjabat akan berusaha menagihkan piutang yang dipimpin oleh direktur-direktur terdahulu dengan cara pendampingan hukum.

Reporter: Slamet Riadi

Editor: Suhaimi Hidayat

Penanggungjawab: M Ridha

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | redkal.com by Kabar Kalimantan.