Polda Kalsel Ukur Tanah H Jailani, BPN Banjarmasin: Semuanya Sudah Sesuai Data

2 min read
1.917

KabarKalimantan, Banjarmasin – Polda Kalsel akhirnya turun tangan menindaklanjuti laporan H Jailani atas dugaan tidak dijalankannya keputusan Pengadilan Negeri Banjarmasin oleh Kantor Badan Pertanahan Nasional ( BPN) Banjarmasin.

Polda Kalsel bersama BPN Banjarmasin turun ke lapangan untuk melakukan pengukuran objek tanah di Jalan Gubernur Soebarjo, Kelurahan Basirih Selatan, Rabu (15/9/2021).

Sejumlah aparat Kepolisian dari Polda Kalsel didampingi pegawai Kantor BPN Banjarmasin secara detail melakukan pengukuran objek tanah yang menurut H Jailani sebagai pemilik sah dan pemegang SHM Nomor 17 Tahun 1969.

Baca Juga :   GMNI: Pemda Harus Realisasikan Ibu Kota Negara

Usai pemeriksaan lapangan, H Jailani mengaku sangat yakin dengan kepemilikan tanah miliknya sesuai dengan SHM Nomor 17 tahun 1969.

“Setelah pengukuran tadi saya sangat yakin jika tanah yang saya miliki sesuai dengan SHM Nomor 17 tahun 1969, dengan ukuran 90 x 400 meter,” ucap H Jailani.

H Jailani mengaku terpaksa membawa persoalan ini ke ranah hukum atau melaporkan ke Polda Kalsel, karena Kantor BPN Banjarmasin hingga saat ini tidak menjalankan Keputusan Pengadilan Negeri Banjarmasin.

Baca Juga :   Dilema Dewan Kunker ke Luar Negeri

“Berdasarkan Putusan Pengadilan Negeri Banjarmasin tanggal 21 Agustus 2018 Nomor 4/Pdt.G/2018/PN Bjm, dikuatkan oleh putusan Mahkamah Agung RI sudah sangat jelas memerintahkan Kantor BPN Kota Banjarmasin untuk mengembalikan SHM No. 17 Tahun 1969 itu kepada saya selaku pemilik Sah. Namun hingga saat ini tidak juga dilakukan. Mudah-mudahan dengan pengkuran objek tanah ini semua jadi terang benderang dan bisa diungkap Polda Kalsel,” harapnya.

Baca Juga :   Buruh Metal Demo Lagi, Ini yang Mereka Tuntut

Sementara, Koordinator Penanganan Sengketa Konflik dan Perkara Pertanahan Kantor BPN Banjarmasin Erwin Norviansyah menjelaskan, pihaknya sesuai undangan Polda Kalsel hadir dalam rangka pendampingan pemeriksaan lapangan.

“Kami diundang oleh Polda Kalsel untuk peninjauan lapangan terkait objek tanah. Kami sampaikan sesuai data yang ada,” jelas Erwin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *