Polisi Amankan Miras dan Preman Pasar Kasbah

459
Preman Pasar Kasbah yang digaruk oleh Polda Kalsel. Istimewa

KabarKalimantan, Banjarmasin – Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Kalimantan Selatan menggaruk belasan penghuni bilik-bilik karaoke di Pasar Kasbah untuk didata. Dalam razia pada Selasa (19/12/2017), Polisi juga menyita ratusan botol minuman beralkohol 95 persen cap Gajah.

Polisi mengamankan 10 pria yang diduga preman dan enam perempuan. “Mereka yang kami bawa ke kantor untuk didata dan diperiksa lebih lanjut,” ungkap Kasubdit 3 Jatanras Ditreskrimum Polda Kalsel AKBP Afebrianto Widhi Nugroho di Banjarmasin, Selasa (19/12/2017).

Menurut dia, dalam razia Cipta kondisi (Cipkon) jelang Natal dan momen pergantian tahun itu, anggota Jatanras, Unit Ranmor, dan Resmob mendatangi kawasan Pasar Kasbah yang berada di lantai dua areal Pasar Sentra Antasari Banjarmasin.

Petugas yang menemukan sejumlah pria dibawah pengaruh minuman keras (Miras) oplosan langsung menggelandang ke Mapolda Kalsel. Tak hanya itu, beberapa wanita yang juga berada di sebuah warung yang dijadikan tempat karaoke ikut diamankan, termasuk pemiliknya seorang wanita paruh baya bernama Ifit.

Baca Juga :   Dua Pengedar Sabu Diringkus di Pekapuran

“Pada warung karaoke inilah kami temukan juga ratusan alkohol cap Gajah dengan kadar 95 persen yang dijual,” tambahnya.

Afebrianto mengatakan alkohol cap Gajah diduga disalahgunakan sebagai campuran membuat miras oplosan untuk mabuk. Ia mengingatkan mengonsumsi miras oplosan sangat berbahaya karena bisa menyebabkan keracunan hingga kematian. “Alkohol itu untuk bahan antiseptik,” kata Afebrianto.

Petugas melakukan tes urine terhadap mereka yang diamankan untuk memastikan terlibat atau tidak dalam penyalahgunaan narkoba. AKBP Afebrianto mengimbau masyarakat segera melapor atau memberikan informasi jika mengetahui keberadaan para preman.

M. SYAHBANDI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here