Polisi Balangan Antisipasi Pelanggaran Distribusi BBM

225

Puluhan personel gabungan Polres Balangan, dipimpin Kasat Reskrim Polres Balangan AKP Dany Sulistiono, Selasa (29/8) menertibkan masyarakat yang memanfaatkan kelangkaan bahan bakar minyak (BBM).

Wartawan FM Hidayatullah

KEPOLISIAN Resort Balangan bersikap sigap. Kelangkaan yang terjadi di Kabupaten Balangan diantisipasi dengan menggelar operasi pengawasan ke Stasiun Pengisian Bahan bakar Umum (SPBU) di kabupaten ini. Pengawasan guna meminimalisir pelanggaran oknum masyarakat yang hendak menjadikan kelangkaan minyak sebagai ajang bisnis.

Bekerjasama dengan personel Polsek Paringin, yang dipimpin Kapolsek Iptu Cahyo Budi Widodo, personel aktif melakukan pemeriksaan sekaligus pendataan sejak SPBU beroperasi melayani pemilik kendaraan.

Kelangkaan bahan bakar minyak, terutama Premium di Balangan disebabkan menurunnya angka pasokan BBM dari Pertamina untuk sejumlah SPBU di Balangan. “Yang dulunya tiap hari satu tanki 10.000 liter Premium, kini dikurangi. Pengurangan inilah jadi sedikit memagari pemilik kendaraan di Balangan mendapatkan premium,” ungkap Kasat Reskrim AKP Dany Sulistiono SSos MM, Selasa (29/8).

Ia mengatakan, Selasa pagi itu tim menertibkan masyarakat yang hendak mengisi BBM. Artinya, pendataan yang dilakukan guna menghindari adanya penyalahgunaan, tepatnya BBM subsidi dilangsir dan diperjualbelikan kembali.

Pasalnya, pengakuan beberapa masyarakat yang lebih memilih premium faktor disparitas harga yang relatif lebih terjangkau dibanding pertalite atau pertamax. “Sebagian besar warga memilih premium, karena harganya lebih murah. Di samping itu daya beli masyarakat pedesaan kan masih rendah,” ungkap Zain, Operator SPBU.

Soal kelangkaan BBM di Balangan ini Kapolres Balangan AKBP Moh Zamroni SiK turut bersikap. Hanya saja Moh Zamroni lebih mengambil sikap positif. “Kami, Polri selalu melakukan pengawasan dan pengendalian BBM di Balangan,” katanya.

Soal antrean panjang yang dapat menimbulkan kemacetan jalan raya, maupun dampak lain berhasil diurai personel Polri. Solusi ini tak lepas dari upaya tim gabungan mendata para pemilik kendaraan yang mengisi BBM, hingga saat ini. “Semuanya kondusif,” ujar Kapolres.[]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here