Menu

Mode Gelap

Hukrim · 15 Des 2016 10:51 WIB ·

Polres Batara Tangkap Residivis Pencurian Dengan Kekerasan


 Polres Batara Tangkap Residivis Pencurian Dengan Kekerasan Perbesar

MUARA TEWEH, KK – Sat Reskrim, Polres Kabupaten Barito Utara (Batara) berhasil mengungkap tindak pidana pencurian dengan kekerasan, Sabtu (21/11/2016).

 

Pencurian terjadi di Jalan Gajah Mada, Dusun Trans Bangdep, Desa Bintang Niggi Satu, Kecamatan Teweh Selatan, Kabupaten Batara, Kalimantan Tengah.

Korban adalah Munaji bin Waridi (63). Pelaku berjumlah tiga orang laki-laki, dan dua orang diantaranya mengunakan topeng.

Sedangkan yang saatunya tidak mengunakan topeng. Masuk ke rumah korban dengan cara mencongkel jendela Kemudian setelah berada di dalam rumah korban. Salah satu dari pelaku menodongkan senjata tajam jenis parang kepada korban, yang saat itu bangun karena mendengar suara jendela terbuka.

AKBP Roy HM Sihombing, Kapolres Batara, kepada wartawan, Selasa (13/12/2016) mengatakan pelaku mengikat tangan dan menutup mulut korban dengan menggunakan lakban hitam.

“Pelaku menyuruh korban masuk dan duduk di kamar korban. Setelah berada di dalam kamar, pelaku menodongkan parang ke leher istri korban yang bernama Sariem sambil mengancam,” terangnya.

Baca Juga :   Polisi Amankan Sebelas Paket Sabu Siap Edar

Setelah kedua korban tidak berdaya, salah satu pelaku menggeledah kamar korban. Satu pelaku berdiri di pintu kamar sambil memegang besi linggis. Sedangkan satu pelaku lainnya berada di kamar anak korban yang bernama Rabiah.

“Pelaku berhasil mengambil perhiasan emas 120 gram, terdiri dari,satu kalung, satu gelang, dua cincin, dan dua unit telepon genggam. Serta uang tunai Rp11 juta,” jelas dia.

Atas kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp72,5 juta. Pelaku akhirnya tertangkap. Mereka adalah Abdul Rahman Sunaryo alias Sunar bin Giman (45) warga Jawa Timur. Matheus Kusnan alias Kusnan (47) warga Teweh Selatan, dan satu orang pelaku lagi masih jadi DPO (Daftar Pencarian Orang).

AKBP Roy HM Sihombing, juga menjelaskan kronologi penangkapan tersangka. Berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan saksi-saksi, diduga pelaku pencurian dengan kekerasan itu berjumlah tiga orang.

Kemudian dilakukan penyelidikan dan didapat Informasi bahwa salah satu pelaku adalah Matheus Kusnan alias Kusnan.

Baca Juga :   Empat Polisi Satlantas Polres Batola Ketangkap Pesta Sabu

Kemudian informasi tersebut ditindak lanjuti, dan didapat Informasi tambahan bahwa, dua orang laki-laki yang pernah bertamu ke rumah pelaku, Kusnan, berkerja sebagai tukang bangunan.

Ada dua orang laki-laki yang pernah ikut berkerja sebagai tukang bangunan,dan empat hari setelah kejadian, pelaku pergi meninggalkan perkerjaan dan pulang ke Jawa Timur.

“Setelah menghimpun semua Informasi hasil penyelidikan, kemudian tim yang dipimpin Kasat Reskrim Polres Barito Utara AKP Benito Harleandra bergerak menuju Mojo Kerto, Jawa Timur,” urainya.

Setibanya di Jawa Timur, tim langsung melakukan koordinasi dengan Tim Resmob Polres Mojokerto, setelah melalui penyelidikan yang memakan waktu selama empat hari itu.

Tim gabungan Polres Barito Utara dan Resmob Polres Mojokerto, Kamis (8/12/2016). Akhirnya berhasil menangkap tersangka Abdul Rahman Sunaryo alias Sunar, di rumahnya, di Desa Tumbang Belor, RT 1, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur tanpa perlawanan.

Baca Juga :   Bea Cukai Banjarmasin Sita 596.240 Batang Rokok Ilegal

“Sedangkan dari tangan tersangka, Sunario, berhasil disita barang bukti berupa telepon genggam milik korban, uang tunai ditambah sepeda motor Honda Vario warna hitam dengan Nopol S 6106 YF yang dibeli tersangka Sunaryo dari hasil penjualan emas milik korbannya,” tambahnya.

Pada hari yang sama pula, Matheus Kusnan alias Kusnan, ditangkap di Muara Teweh. Dari tersangka,Kusnan, berhasil disita barang bukti berupa, satu unit sepeda motor merek Yamaha Vixion Nopol KH 4470 EP, yang digunakan oleh tersangka Kusnan, sebagai sarana transportasi untuk melakukan pencurian.

Tersangka lainnya, sudah teridentifikasi, namun sementara ini belum berhasil ditangkap, dan masih tetap dilakukan pengejaran dan sudah diterbitkan DPO.

Tersangka Sunaryo merupakan residivis dalam perkara yang sama, sebanyak dua kali di wilayah Mojokerto, Jawa Timur, dan baru keluar menjalani hukuman penjara di LP Mojokerto, sekitar 2,5 bulan yang lalu. don

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Polres Balangan Musnahkan Puluhan Ribu Obat-obatan Terlarang Jenis Karisoprodol

1 Desember 2021 - 17:57 WIB

Tim Buser Polsekta Banjarmasin Selatan Ringkus Tersangka Penganiayaan

1 Desember 2021 - 09:07 WIB

Sebuah Ruko di Bantaran Sungai Kelayan Roboh, Tujuh Orang Nyaris Tertimbun Reruntuhan Bangunan

27 November 2021 - 13:35 WIB

Bawa Narkoba, Aliansyah Ditangkap di Depan RS Ciputra

26 November 2021 - 18:31 WIB

Seorang Sopir Kedapatan Membawa Sabu-sabu

26 November 2021 - 01:30 WIB

Tim Buser Gabungan Ringkus Tersangka Penganiaya Wakar di Simpang Anem

19 November 2021 - 22:34 WIB

Trending di Hukrim