Polres Batola Bakar 586.100 Butir Carnophen

450

KabarKalimantan, Marabahan– Kepolisian Resor Barito Kuala memusnahkan barang bukti obat-obatan daftar G sejenis carnophen sebanyak 586.100 butir. Obat sebanyak itu hasil pengungkapan kasus tindak pidana peredaran obat terlarang di Kecamatan Anjir Pasar pada Sabtu (17/6/2017). Polisi memusnahkan barang bukti obat di halaman Mapolres Batola, Kamis pagi (3/8/2017).

Kepala Polres Barito Kuala, perwakilan Kejaksaan Negeri Barito Kuala, perwakilan Pengadilan Negeri Barito Kuala, dan pejabat utama di lingkungan Polres Barito Kuala. Polisi turut menghadirkan seorang pelaku, Ediyanto alias Idit (37), yang kedapatan mengedarkan carnophen.

Di sela pemusnahan, Idit menerangkan carnophen yang dimusnakan jajaran Satuan Reserse Narkoba merupakan barang ilegal yang berasal dari Semarang, Jawa Tengah. Barang itu semula akan diedarkan di wilayah Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan dan Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah. Idit sudah empat bulan melakoni jual-beli pil carnophen lintas provinsi itu.

Kapolres Barito Kuala, Ajun Komisaris Besar Syahril Saharda, S.I.K, M.Si melalui Kasat Reserse Narkoba Ajun Komisaris Polisi M. Hutapea, mengatakan pemusnahan ini sebagai bukti wujud keseriusan dan komitmen kepolisian dalam pemberantasan dan penindakan pelaku peredaran carnophen dan narkoba.

Ia mengajak masyarakat aktif menekan peredaran narkoba dan obat carnphen di Barito Kuala. “Kami sangat prihatin melihat akir-akir ini maraknya peredaran obat-obatan terlarang jenis carnophen (zenith) di wilayah Kalsel, khususnya di wilayah hukum Polres Batola. Masyarakat bisa menginformasikan kepada pihak kepolisian kalau ada pelaku perdaran,” kata AKP Hutapea.

 

Diananta Putra

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here