Polres Kotabaru Lakukan Diskresi Cegah Pertumpahan Darah di Lahan Sengketa

278

KabarKalimantan, Kotabaru – Polres Kotabaru bertindak tegas melakukan diskresi dalam menangani permasalahan lahan yang terletak di Desa Selaru, Desa Sungup Kanan tepatnya di areal Sungai Jernih, Kecamatan Pulau Laut Tengah antara PT MSAM dan PT STC.

Kapores Kotabaru AKBP Suhasto S IK menjelaskan, pihaknya mau tak mau mengambil tindakan tersebut karena berpotensi menimbulkan benturan antara massa kedua perusahaan.

“Daripada terjadi konfik antara kedua belah pihak yang mengakibatkan adanya korban, maka kami mengevakuasi wakar perusahaan ke Mako Polres Kotabaru,” ucap AKBP Suhasto saat jumpa wartawan, Jumat (20/7/2018).

Sebelumnya, beber Suhasto, PT Sebuku Tanjung Coal (STC) bersama massanya mendatangi alat berat PT MSAM yang sedang bekerja di lokasi Sungai Jernih. Mereka meminta, PT MSAM berhenti bekerja karena lahan yang sedang dikerjakan merupakan milik PT TSC. Sebaliknya, PT MSAM juga mengkalaim kalau lahan tersebut juga miliknya.

Baca Juga :   Oknum ASN Kotabaru Diduga Menggelapkan Mobil Sewaan

Kemudian, pada 13 Juli 2018, kedua belah pihak sekapat untuk melakukan mediasi di Kantor Kecamatan Pulau Laut Tengah yang di hadiri oleh kedua belah pihak perusahaan, pihak kecamatan, para kepala desa di Pulau Laut Tengah, Polsek Pulau Laut Tengah, Danramil Pulau Laut Tengah. Namun, dalam mediasi itu tak ada titik temu.

Setelah itu, mediasi kembali dilakukan di Polres Kotabaru. Tapi, lagi-lagi juga menemui jalan buntu. Akan tetapi, kedua belah pihak perusahaan diminta tidak melakukan aktivitas apapun di lahan yang bersengketa.

“Kami juga meminta pihak PT STC untuk menarik para wakarnya yang saat itu menduduki lahan yang masih bersengketa,” jelas Suhasto.

Namun permintaan itu ditolak. Kemudian, lanjut Suhasto, pihaknya pun mengambil tindakan untuk mengamankan wakar yang menduduki lahan itu.

“Mereka kami amankan untuk mencegah terjadi hal yang tak diinginkan. Karena, kami mendapat laporan kalau pihak PT MSAM juga akan mengerahkan massa ke lokasi sengketa,” jelasnya.

Baca Juga :   Polantas Kotabaru Tilang 500 Kendaraan

151 wakar perusahaan yang diamankan di Polres Kotabaru itu sudah kembalikan kepada keluarganya masing-masing. “Jadi, kami hanya mengamankan, tidak menahan mereka,” pungkasnya.

Ardiasnyah

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here