Kam. Apr 2nd, 2020

Polres Tabalong Telisik Ambruknya Proyek PLTU Tanjung

1 min read

KabarKalimantan, Tanjung- Satuan Reskrim Polres Tabalong melakukan olah TKP di lokasi robohnya rangka bangunan menara pendingin PLTU Tanjung Power Indonesia, Rabu (30/8/2017).

Peristiwa kecelakaan kerja ini mengakibatkan enam pekerja proyek mengalami korban luka-luka pada Senin pekan lalu (21/08/2017).

Dalam olah TKP, penyidik Satreskrim Polres Tabalong menghadirkan dua orang saksi ahli: Thomas Sigit Mugiarto dan Din Mahya Setiawan. Mereka dari Dinas pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Tabalong.

Olah TKP lanjutan ini mencari penyebab utama robohnya kontruksi bangunan menara pendingin PLTU saat proses pengerjaan berlangsung.

Kasat Reskrim Polres Tabalong, Ajun Komisaris Mars Suryo Kartika, turun mendampingi anggotanya. Para penyidik, penyidik pembantu, dan tim ahli melihat desain kontruksi bangunan, spesifikasi kualitas, dan kuantitas material bangunan hingga standar operasional prosedur pemasangan material bangunan.

“Penyebab robohnya kontruksi bangunan Cooling Tower (Menara Pendingin) di Areal Proyek PLTU Kalsel-1 penyidik masih menunggu hasil dari saksi ahli,” kata AKP Mars Suryo.

Asal tahu saja, insiden ambruknya bangunan proyek pengerjaan PLTU Tanjung Power Indonesia di Mabuun, Kecamatan Murung Pudak, Kabuapaten Tabalong, mengakibatkan 6 orang terluka.

Pengerjaan kerangka perakitan digarap PT Truba Jaya Enginering dan PT Hans Jaya Utama mengerjakan bagian pondasi yang merupakan sub kontrak dari PT Hein Global Utama (HGU).


F. M Hidayatullah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | redkal.com by Kabar Kalimantan.