Sab. Jul 4th, 2020

Potensi Kerawanan di Kalimantan Pada Pendistribusian Logistik Pemilu 2019

2 min read

KabarKalimantan, Banjarmasin – Kodam IV/Mulawarman terus pantau potensi kerawanan menghadapi Pemilihan Umum (Pemilu) serentak 2019.

Pemilu serentak yang akan dilaksanakan 17 April 2019 ini, terus menjadi pantauan semua pihak termasuk Kodam IV/Mulawarman agar tercipta keamanan dan kenyamanan dalam pelaksanaan pesta demokrasi.

Pasalnya, selain melaksanakan pemilihan Presiden, pemilu tahun ini pun menggelar pemilihan anggota legislatif tingkat Provinsi dan kabupaten/kota.

Panglima Kodam (Pangdam) IV/Mulawarman Mayor Jendral (Mayjend) TNI Subiyanto mengatakan, potensi kerawanan dalam pemilu 2019 ini bukan kerusuhan akan tetapi pendistribusian logistik kebeberapa daerah.

“Dalam jangkauan Kodam IV/Mulawarman bukan kerusuhan masyarakat yang patut dikhawatirkan, tapi kerawanan dalam pendistribusian logistik kebeberapa daerah. Soalnya wilayah Kalimantan ini ada yang masuk perbatasan dan pendalaman,” kata Mayor Jendral (Mayjend) TNI Subiyanto usai acara malam pisah sambut Komandan Korem 101/Antasari di Gedung Mahligai Banjarmasin, Rabu (16/1) malam.

Menurutnya, potensi kerawanan dalam pendistribusian logistik pesta demokrasi lima tahunan ini jatuh pada daerah Malinau dan Mangkauhulu, Provinsi Kalimantan Utara.

Dikarenakan kedua wilayah tersebut, termasuk sulit untuk dijangkau melalui jalur darat, karena posisinya berada berdekatan dari negara tetangga Malaysia.

“Memang mereka tergantung dengan angkutan udara, kalaupun sungai dan laut akan memakan waktu lama untuk pendistribusian logistik,” ucapnya.

Untuk lebih mudah dalam pendistribusian logistik, Ia menuturkan, pihaknya telah menyiapkan angkutan udara yakni helikopter untuk membantu Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam mensukseskan Pemilu 2019. Terlebih, agar partisipasi pemilu dalam tahun ini meningkat dibandingkan lima tahun sebelumnya.

Selain itu, dengan adanya kesepakatan MoU antar TNI dan Polri. Untuk itu secara bersama sama mereka siap mensukseskan dan mengamankan Pemilu 2019.

Ia mengatakan, akan menyiapkan kekuatan armada satu pleton yang ditaruh di Kodim dibawah kekuasaan Kodam IV/Mulawarman pada daerah Kalimantan Utara, Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan.

“Kami akan meminta pihak kepolisian untuk membantu mengamankan Pemilu. Untuk itu 2/3 dari kekuatan Polda daerah berjanji akan dikerahkan,” ucapnya.

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Selatan, H Sahbirin Noor saat dijumpai di lokasi yang sama berharap agar Pemilu serentak 2019 ini menjadi pemilu yang damai.

“Untuk itu, minta doanya kepada para alim ulama, tokoh agama maupun masyarakat, agar pelaksanaan pemilu bisa menjadi damai dan melahirkan pemimpin yang menjadi harapan dari rakyat itu sendiri,” pungkas Gubernur yang akrab disapa Paman Birin.

Syahri Ramadhan

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | redkal.com by Kabar Kalimantan.