Predikat SAKIP Pemkot Banjarmasin Naik Dari B Menjadi BB

834

KabarKalimantan, Banjarmasin – Perdikat Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) dari Pemerintah Kota (Pemkot) Banjarmasin membaik.  Predikat yang sebelumnya bertengger di B pada 2017, naik menjadi BB di 2018.

Pemberian penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB), Syafruddin, ke Walikota Banjarmasin, Ibnu Sinak dalam kegiatan SAKIP Award 2018 untuk Wilayah II di Golden Tulip Galaxy Hotel Banjarmasin, Rabu (6/2/2019).

Ibnu Sina menyampaikan, rasa syukur atas keberhasilan Pemkot dalam memperbaiki SAKIP. Sehingga predikatnya di 2018 ini semakin membaik. “Ini merupakan hasil dari upaya dan kerja keras Pemkot selama ini,” ucapnya usai kegiatan.

Ibnu mengatakan, tentunya dengan predikat BB yang didapat kali ini, mencerminkan efektif dan efisiennya seluruh alokasi anggaran untuk pembangunan di Pemkot Banjarmasin.

“Banjarmasin naik dari kategori B, menjadi BB tahun ini. Artinya visi misi dengan anggaran yang digelontorkan sudah sesuai,” imbuhnya.

Pemkot sudah berupaya agar rasionalisasi program terus biasa dilakukan. Ibnu membeberkan, ada ratusan program yang sudah pangkas. Sehingga menjadikan program yang sangat penting bisa tepat sasaran.

Kemudian, dia berharap membaiknya predikat SAKIP 2018 juga bisa beriringan dengan  perolehan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk laporan keuangan daerah. Sehingga antara SAKIP dan WTP bisa menjadi hal yang sinkron.

“Kami tidak ingin predikat hanya sebagai penghargaan. Tapi betul-betul upaya memangkas program-program yang tidak terlalu penting untuk penghematan,” pungkasnya.

Sementara, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Syafruddin mengatakan penerapan SAKIP di 11 pemerintah provinsi dan 150 kabupaten/kota yang dikelompokkan dalam wilayah II berhasil menghemat Rp 22,3 Triliun. Secara nasional, SAKIP tahun 2018 telah berhasil menghemat pemborosan anggaran sebesar Rp 65,1 triliun.

“Melalui SAKIP, paradigma kinerja pemerintah berubah, bukan lagi sekadar melaksanakan program kegiatan yang dianggarkan, namun bagaimana melakukan cara yang paling efektif dan efisien untuk mencapai sasaran tersebut,” ujar Syafruddin dalam sambutannya.

M Syahbani

Baca Juga :   Banjarmasin Miliki 36 Destinasi Wisata Sungai

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here