Produksi Padi Kalsel Terus Alami Peningkatan

1663

KabarKalimantan, Banjarbaru – Gerakan Revolusi Hijau dan Serasi yang terus digelorakan Gubernur Kalimantan Selatan H Sahbirin Noor secara otomatis juga berefek pada peningkatan produksi padi.

Melalui program Selamatkan Rawa Sejahterakan Petani (Serasi) yang menyasar peningkatan indeks pertanaman (IP) dan produktivitas pertanaman padi di lahan rawa atau lahan tidur di Kalimantan Selatan berjalan dengan sukses.

Hal tersebut diungkapkan, Sekretaris Dinas Tanaman Pangan Provinsi Kalimantan Selatan, Faried Rahmansyah, saat mengikuti acara ‘Ngupi Bareng Paman’ di Kantor BPSDM Banjarbaru.

Faried mengatakan, produksi padi Kalimantan Selatan dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan. Hal tersebut terlihat sejak 2017 lalu produksi padi Kalsel mencapai  2 juta ton dan di pada 2018 meningkat menjadi 2,4 juta ton.

“Peningkatan produksi ini dikarenakan semakin digalakkannnya pembukaan lahan pertanian baru dan memproduktifkan lahan yang ada,” kata Faried.

Ia menuturkan, saat ini total lahan pertanian di Kalsel yang ditanam pada 2018 seluas 600.000 hektare dengan produksi total mencapai 2,4 juta ton, dan konsumsi di Kalsel hanya 700 ribu ton per tahun.

“Artinya kita surplus 1,7 juta ton. Sehingga kita dapat memenuhi kebutuhan pangan di provinsi yang masih kekurangan produksi khususnya provinsi tetangga di Pulau Kalimantan. Jadi Kalsel termasuk salah satu penyangga pangan nasional,” pungkas Faried.

Reporter: Syahri Ramadhan

Editor: Suhaimi Hidayat

Penanggungjawab: M Ridha

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here