Menu

Mode Gelap

Iptek · 16 Nov 2021 21:49 WIB ·

Profesional di Tempat Kerja dan di Rumah


 Profesional di Tempat Kerja dan di Rumah Perbesar

SEKOLAH merupakan instansi pendidikan yang mempunyai keterkaitan antar komponen yang ada di sekolah. Salah satu komponen penting yang menunjang berlangsungnya proses pembelajaran di sekolah adalah guru. Guru adalah pendidik profesional yang secara langsung memberikan pengajaran atau mendidik siswa. Namun peran yang juga tidak kalah penting dan dibutuhkan dalam memperlancar proses pembelajaran di sekolah adalah Tenaga Administrasi Sekolah. Meskipun keberadaan Tenaga Administrasi Sekolah tidak secara langsung berhubungan dengan proses pembelajaran, namun Tenaga Administrasi Sekolah sangat membantu guru dan kepala sekolah dalam melaksanakan tata administrasi yang dilakukan oleh sekolah. Namun masih banyak sekolah yang belum mempunyai Tenaga Administrasi Sekolah yang secara khusus menangani proses administrasi di sekolah. Akibatnya banyak guru yang merangkap pekerjaan bukan hanya sebagai guru, tetapi juga sebagai bendahara, operator, dan lain sebagainya. Memiliki sikap profesional merupakan sebuah keharusan bagi semua guru dalam menjalankan pekerjaannya. Dimana guru yang memiliki sikap profesional dapat memposisikan dirinya agar mampu memahami tugas dan tanggung jawabnya, hubungan dan relasi, serta fokus dan konsisten terhadap urusan pekerjaannya. Guru yang merangkap atau mengerjakan adminstrasi sekolah juga harus mampu mengerjakan pekerjaannya dengan benar dan bisa menyelesaikan pekerjaannya sebelum batas waktu berakhir. Namun dengan bertambahnya beban kerja yang menjadi 2-3 kali lipat, tak jarang membuat seorang guru tersebut menjadi bekerja siang dan malam. Bahkan juga sering kali hari libur yang seharusnya dihabiskan bersama dengan keluarga, malah digunakan untuk bekerja. Tentunya hal ini tidak bisa disebut dengan profesional. Seorang yang profesional harusnya mampu membagi waktunya antara pekerjaan dan keluarga. Tidak membawa urusan keluarga dalam pekerjaan, dan tidak membahas pekerjaan disaat waktunya bersama dengan keluarga.

Baca Juga :   Tips Cara Menghadapi Masalah Kehidupan

Tuntutan dari sebuah pekerjaan sering kali menyita waktu dan pikiran. Banyaknya tanggung jawab di tempat kerja, seperti tenggat waktu, target yang harus dicapai, dan lainnya sering kali membuat Anda lupa waktu. Tak jarang, waktu yang semestinya Anda habiskan bagi keluarga harus tersita untuk pekerjaan Anda. Sulit memang, namun Anda tak bisa terus menerus mengorbankan waktu bersama keluarga demi pekerjaan yang belum tentu sesuai dengan tugas pokok Anda. Seharusnya, kesibukan dalam bekerja tidak akan menjadikan Anda jauh dari keluarga. Alangkah baiknya bila setiap anggota dalam keluarga meluangkan waktunya sedikit ditengah kesibukan masing-masing. Memang menyeimbangkan antara pekerjaan dan keluarga bukan perkara yang mudah. Kalau dapat menyatukan keduanya, hidup bisa menjadi lebih sempurna. Berikut beberapa langkah yang dapat membantu guru untuk mengatasi permasalahan dalam membagi waktu antara pekerjaan dan keluarga. Jangan selalu mengiyakan semuanya. Tidak semua tawaran pekerjaan harus Anda terima. Sering sekali tawaran pekerjaan yang datang bukanlah pekerjaan yang harus Anda kerjakan. Anda harus bisa memilahnya mana yang sesuai dengan tugas pokok seorang guru. Membandingkan sebuah pekerjaan apakah itu sesuai dengan tugas pokok guru juga syarat jika guru tersebut ingin disebut guru profesional. Mengenali terlebih dulu mengenai pekerjaan yang akan diterima. Bisa dengan cara bertanya dengan yang lebih ahli, juga meminta petunjuk dalam pekerjaannya. Dengan begitu guru bisa membuat strategi dan timeline untuk menyelesaikan tepat waktu. Selain agar pengerjaannya menjadi lebih terstruktur, guru akan lebih termotivasi untuk menyelesaikan pekerjaan tepat waktu.

Baca Juga :   Proses Terbentuknya Kepribadian Manusia

Fokus untuk menjalankan pekerjaan sesuai timeline. Setelah membuat timeline, fokus untuk menyelesaikan tugas Anda sesuai jadwal yang Anda buat. Hindari hal-hal yang bisa mengganggu konsentrasi Anda pada saat sedang mengerjakan tugas. Seperti menggunakan Hp atau laptop untuk urusan yang tidak berhubungan dengan pekerjaan yang sedang Anda kerjakan. Jika pikiran sudah teralihkan ke hal yang dianggap lebih menarik dibanding pekerjaan yang sedang dikerjakan, maka akan membuat seseorang bisa menunda-nunda pekerjaan tersebut. Jangan menunda-nunda pekerjaan meskipun batas waktu dari pekerjaan tersebut masih lama. Bahkan jika Anda bisa menyelesaikan pekerjaan sebelum batas waktu yang ditentukan berakhir, gunakan waktu lebih tersebut untuk mengerjakan tugas yang akan datang berikutnya dibanding bermain-main disaat jam kerja. Jika ingin bermain-main, lakukan setelah pulang dari tempat kerja. Hal ini akan menghindarkan Anda dari bekerja lembur dan lebih banyak waktu bersama keluarga karena bisa pulang kerja tepat waktu. Pastikan Anda selalu pulang kerja tepat waktu. Selesaikan pekerjaan sesuai dengan timeline yang sudah dibuat. Tentunya dengan timeline tersebut guru bisa menentukan capaian target dari tugas yang harus selesai sesuai dengan hari atau jadwal yang sudah dibuat. Dan jika target pekerjaan yang harus selesai sudah tercapai, pulang kerja tepat waktu harus Anda biasakan. Jangan membawa pulang pekerjaan ke rumah. Itu tidak ada bedanya dengan Anda lembur di kantor. Bahkan rumah bukanlah tempat yang sesuai untuk bekerja. Apalagi jika Anda punya anak yang masih kecil di rumah, konsentrasi Anda tidak akan bisa maksimal untuk bekerja.

Baca Juga :   Peran Orang Tua terhadap Pendidikan Anak Usia Dini

Jangan mengurus pekerjaan dihari libur. Bekerja dihari libur adalah kebiasaan yang sangat buruk. Itu menunjukkan betapa Anda tidak profesional di bidang pekerjaan Anda pada saat hari kerja. Yaitu dengan tidak selesainya pekerjaan dihari kerja dan malah menggunakan hari libur untuk bekerja. Gunakan hari libur khusus hanya dengan keluarga. Hari libur ada karena memang untuk digunakan berlibur. Oleh karena itu, sebaiknya biasakan diri Anda dengan tidak mengurus pekerjaan dihari libur. Anda tak perlu mengakses pesan masuk yang mungkin berhubungan dengan pekerjaan atau membuka-buka file pekerjaan dihari libur. Nikmati hari libur bersama keluarga untuk memulihkan tenaga dan semangat Anda. Banyak kegiatan seru yang bisa dilakukan bersama dengan keluarga Anda dari pada hanya memikirkan pekerjaan terus menerus. Bahkan jika Anda tidak punya rencana untuk pergi jalan-jalan, cobalah dihari libur atau saat akhir pekan tiba jadikan waktu tersebut untuk dihabiskan bersama keluarga walau hanya sekadar berbincang dengan obrolan ringan, masak, dan makan bersama, atau nonton tv di rumah bersama. Dengan konsisten menerapkan langkah-langkah berikut tentunya seorang guru bisa mengerjakan tugas dengan tepat waktu. Tanpa harus lembur ataupun sampai bekerja dihari libur. Juga akan mencapai keseimbangan hidup yang lebih baik lagi. Jadikan keluarga sebagai harta yang paling berharga meskipun banyak tawaran pekerjaan yang bisa membuat tabungan Anda semakin banyak. Dengan begitu barulah Anda bisa disebut profesional di tempat kerja dan profesional di rumah.

Oleh: Yudianoor S.Pd
Guru Kelas di SD Negeri 2 Salimuran

Artikel ini telah dibaca 42 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Peran Orang Tua Mendidik Anak di Masa Pandemi

26 November 2021 - 15:33 WIB

Guru Sekaligus Pengusaha

22 November 2021 - 20:28 WIB

Pentingnya Alat Peraga dalam Pendidikan

21 November 2021 - 20:34 WIB

Covid-19 dan Ketidaksetaraan dalam Proses Belajar di Indonesia

19 November 2021 - 13:52 WIB

Suka Duka Menjadi Guru Sekolah Dasar, Meski Harus Ekstra Sabar Tapi Menyenangkan

18 November 2021 - 01:07 WIB

Kesiapan Sekolah Melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka

18 November 2021 - 01:04 WIB

Trending di Iptek