Pulau Bekantan Dijadikan Wisata, Warga Tiwingan Baru Mengadu ke DPRD Kalsel

792

KabarKalimantan, Banjarmasin – Sebuah pulau di Tiwingan Baru mendadak jadi sengketa. Pemerintah ingin menjadikannya sebagai kawasan wisata. Sementara masyarakat sudah puluhan tahun bergantung hidup di sana.

Warga Tiwingan Baru Kecamatan Aranio Kabupaten Banjar pun mendatangi DPRD Kalsel pada Senin (26/8/2019) siang. Di hadapan wakil rakyat mereka berkeluh. Setidaknya ada tali asih dari pemerintah yang bisa diharapkan.

Kepala Desa Tiwingan Baru Rudiansyah menjelaskan, masyarakat sudah menggarap pulau tersebut sejak 1975. Padang ilalang seluas 40 hektare itu kini berubah menjadi hutan yang produktif. Mulai dari karet hingga berbagai jenis tanaman buah tumbuh di sana.

Pulau tersebut awalnya dikenal masyarakat sebagai Gunung Sapi. Belakangan ada rencana dari Dinas Kehutanan Kalsel yang ingin menjadikannya tempat wisata. Pulau akan dijadikan penangkaran Bekantan.

“Kini namanya Pulau Bekantan,” ujar Rudiansyah menerangkan.

Sejak Dinas Kehutanan Kalsel memulai proyek tersebut, beberapa pohon yang masih produktif ditebang. Warga resah, mereka sempat tegang dengan aparat.

Menurut Rudiansyah, Dinas Kehutanan Kalsel padahal sudah pernah memberikan harapan. Mereka menyarankan agar masyarakat menghitung dan mendata tanaman yang ditanam.

“Cuma sampai saat ini tidak ada kelanjutan penyelesaiannya,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris Komisi II DPRD Kalsel Imam Suprasutowo menilai ada kejanggalan dari pulau tersebut. Statusnya ternyata adalah kawasan konservasi. Jika demikian, tak benar wilayah itu diolah-olah. Sekalipun objek wisata.

“Tapi ada dua pemerintahan desa di situ,” ujarnya.

Menurut Imam, pihaknya akan melanjutkan penyelesaian sengketa antara warga dengan instansi tersebut. Solusi yang sama menguntungkan harus dicari.

Usai pertemuan, warga Tiwingang pun beranjak pulang dari Sekretariat Dewan. Berselang beberapa jam, giliran rombongan Dinas Kehutanan Kalsel menemui wakil rakyat.

Reporter : M Ali Nafiah Noor
Editor : Suhaimi Hidayat
Penanggungjawab : M Ridha

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here