Sab. Sep 19th, 2020

Puluhan Mahasiswa Tuding Sekretariat DPRD Kalsel Tutupi Keberadaan Anggota Dewan

1 min read

KabarKalimantan, Banjarmasin – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dari beberapa perguruan tinggi di Banjarmasin berunjuk rasa di depan Kantor DPRD Kalsel, Selasa (24/4/2018).

Mereka menggeruduk kantor wakil rakyat Kalsel tersebut untuk menyuarakan aspirasi terkait kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Premium yang saat ini semakin sulit didapatkan.

“Kami minta transparasi dan kejelasan terkait kenaikan BBM jenis Premium ini,” tukas salah seorang pendemo.

Namun sayang, tujuan mereka untuk bertemu dan bertatap muka untuk menyampaikan aspirasinya tersebut tak kesampaian. Mereka hanya ditemui Kabag TU Sekretariat DPRD Kalsel, karena tak ada satu pun anggota dewan yang menemui mereka.

Tidak adanya satu pun anggota dewan yang mau menemui dan mendengarkan aksi unjuk rasa mereka, puluhan mahasiswa itu menuding pihak sekretariat menutupi keberadaan anggota dewan saat ini.

Baca Juga :   Komisi I DPRD Kalsel Usul Raperda Administrasi Kependudukan

Maka dari itu, mereka pun nekad masuk ke dalam sekretariat DPRD Kalsel untuk mensweeping satu persatu ruangan tempat kerja para dewan untuk memastikan keberadaan wakil rakyat DPRD Kalsel itu.

“Kami merasa, pihak sekretariat merekayasa ketidakadaan anggota dewan di sini. Namun, kalua saja ada satu atau dua orang anggota dewan kami tak akan berpikir sejauh itu,” tandasnya.

Menanggapi tudingan para mahasiswa itu, Kepala Bagian Tata Usaha (Kabag TU) Riduansyah berjanji setelah ini akan mefasilitasi pertemuan mahasiswa dan para anggota dewan.

“Insya Allah, pada rapat paripurna Kamis (26/4/2018) nanti anggota dewan ada di tempat. Jadi, hari itu akan kami rencanakan untuk mempertemukan anggota dewan dan mahasioswa pengunjuk rasa ini,” terang Riduansyah.
M RIZAL KHALQI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | redkal.com by Kabar Kalimantan.