Puluhan Pejabat Pulang Pisau Tertipu Puluhan Juta Rupiah Lewat Media Sosial

109

PULANG PISAU, KK – Puluhan pejabat Pemkab Pulang Pisau tertipu puluhan juta rupiah, Senin (9/1/2017). Penipuan dilakukan dengan modus mengirim pesan lewat media sosial Facebook dan Blackberry Messenger.

Puluhan pejabat ini mengaku mendapat pesan pribadi dari akun media sosial milik Herry, sopir Bupati Pulang Pisau dan Naedy Rustam, Camat Kahayan Kuala. Ternyata, dua akun ini dibajak oleh oknum hacker dan meminjam uang serta meminta diisikan pulsa.

Herry yang sehari-hari bekerja sebagai sopir orang nomor satu di Kabupaten Pulpis menyatakan bahwa akun Blackberry Messenger miliknya sudah tidak bisa dibuka lagi.

“Awalnya masih, namun beberapa hari terakhir akun saya sudah tidak bisa digunakan lagi. Lalu ada gunakan akun saya itu untuk menipu,” tutur Herry dengan nada kesal.

Setelah mengetahui bahwa akun miliknya tersebut telah diretas dan digunakan untuk berbuat jahat, ia langsung memberitahukan kepada teman-temannya agar tak meladeni, jika ada yang meminjam uang maupun minta isi pulsa melalui akun media sosial atas nama dirinya.

Sementara itu, Wahyu salah satu tetangga Herry mengatakan, awalnya dirinya tidak mengetahui bahwa akun tersebut telah diretas orang dan meminta diisikan pulsa Rp100 ribu.

“Saat itu saya sedang berada di kantor. Karena saya rasa itu benar Herry, ya saya isikan, eh besok Herry baru bilang kalau akunnya telah diretas,” ungkapnya sambil geleng-geleng kepala.

Tidak hanya itu, akun Facebook milik Camat Kahayan Kuala Naedy Rustam pun juga diretas. Sang peretas kemudian menghubungi teman-teman Rustam lewat pesan di media sosial dan melakukan penipuan.

Hal serupa pernah pula dirasakan oleh Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pulang Pisau, Ady Waskito. Dirinya yang selalu aktif dengan media sosial hampir menjadi korban akun Facebook yang telah diretas. Namun ia tak langsung mengirim uang, dan menghubungi langsung orang yang diretas akunnya.

Lain lagi dengan pejabat yang tidak ingin namanya disebutkan ini, dirinya telah mentransfer uang sebesar Rp8 juta serta pulsa karena menganggap itu adalah benar akun milik penggunanya. “Setelah saya tau, ternyata akun tersebut telah diretas,” sesal pejabat itu

Sementara itu, Kapolres Pulang Pisau AKBP Budi Satria Nasution mengimbau kepada seluruh masyarakat yang menggunakan akun media sosial agar tidak mudah percaya dengan pesan yang diterima untuk meminta bantuan berupa apa saja. rud

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here