Pupuk Kaltim Kembangkan Produk melalui Percontohan di Kalsel

1393

KabarKalimantan, Banjarmasin – Di tengah gencarnya Pemerintah Provinsi Kalimatan Selatan membangun sektor pertanian, Pupuk Kaltim hadir memberikan solusi dan penawaran produk yang dapat menjadi salah satu pilihan para petani untuk meningkatkan hasil pertanian.

Dalam galaran acara Sosialisasi Product Knowledge dan Media Tour, Superitendent Pemasaran Kalimantan Pupuk Kaltim, Abdul Kholiq menyampaikan, pengembangan program Pupuk Kaltim di Kalsel dalam waktu dekat, akan mulai dijalankan. Ini sebagai langkah dalam meningkatkan kesejahteraan para petani.

“Berberapa titik seperti di Kabupaten Tanah Laut, Tanah Bumbu dan Kotabaru, itu akan dijadikan percontohan. Khususnya bagi petani jagung. Kami akan bekerjasama dengan pemerintah daerah setempat,” kata Abdul Kholiq kepada wartawan di Swissbell Hotel Borneo Banjarmasin, Kamis (28/2/2019).

Tidak hanya itu saja, Abdul Kholiq juga mengatakan, pihaknya juga akan memberikan pemahaman kepada petani di Kalsel melalui teknologi berupa pemupukan berimbang. Menurutnya, selama ini petani kebanyakan masih mengabaikan pentingnya pemupukan degan menggunakan bahan organik.

Baca Juga :   JT Junior Persembahkan Madihin Kolosal di 100 Hari Almarhum John Tralala

“Harus dengan pupuk berimbang. Salah satunya dengan bahan organik. Karena ini menjadi salah satu media perbaikan lahan pertanian. Walaupun petani tidak menggunakan pupuk subsidi, tapi caranya benar, hasilnya pun besar,” ucapnya.

Disinggung masalah pasokan Pupuk Kaltim di Kalsel, ia meyakini, pada Februari 2019, ketersediaan pupuk bagi petani akan mencukupi. “Insya Allah cukup. Apalagi dalam waktu dekat akan datang pasokan dari Bontang,” jelasnya.

Sementara itu, Pelayanan dan Komunikasi Produk Pupuk Kaltim, Ajang Christrianto pun mengimbau para petani untuk berhati-hati dalam memilih produk. Sebab, di pasaran saat ini, banyak terdapat produk paslu dan tidak sesuai dengan starndar yang telah ditentukan oleh pemerintah.

“Setiap produk Pupuk Kaltim, itu sesuai dengan standar Indonesia. Kalau terkait tindakan bagi yang memalsukan produk kami, itu menjadi kewenangan pihak yang berwajib. Kalau dirasa perlu, kami dapat melakukan koordinasi dengan KP3 untuk memberikan sanksi bagi pelaku,” bebernya.

Baca Juga :   Merasa Hakim Indahkan Fakta, Pemprov Kalsel Ajukan Banding

Smara Aqdimul Azmi

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here