Menu

Mode Gelap

Nasional · 12 Okt 2021 17:36 WIB ·

Raih Penghargaan KLA Pratama, Pemkab Batola Bertekad Raih Madya


 Raih Penghargaan KLA Pratama, Pemkab Batola Bertekad Raih Madya Perbesar

KabarKalimantan, Jakarta – Anugerah penghargaan di bidang pembangunan berbasis anak akhirnya sampai juga ke pangkuan Bupati Barito Kuala (Batola) Hj Noormiliyani AS. Penghargaan Kabupaten Layak Anak (KLA) diterima dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) di Gedung Kemen-PPPA, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Selasa (12/10/2021).

Noormiliyani yang didampingi Kepala DPPKBP3A Batola yang juga Sekretaris Gustu KLA Hj Harliani dan Kabag Prokopimda Hery Sasmita menerima penghargaan yang diserahkan Menteri PPPA I Gusti Ayu Bintang Darmawati melalui Sekretariat Deputi Bidang Pemenuhan Hak Anak Hendra Jamal.

Bupati yang pernah menjabat Ketua DPRD Provinsi Kalsel ini mengaku bersyukur atas prestasi Batola yang mampu meraih penghargaan KLA berkategori pratama ini. “Atas nama pemerintah dan masyarakat kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang terlibat dalam kegiatan. Semoga kerjasama yang dilakukan bisa lebih meningkat, agar prestasi yang diraih juga dapat meningkat,” paparnya.

Baca Juga :   Diblokir Facebook, FPI Gunakan Tiga Aplikasi Ini

Noormiliyani mengutarakan, penghargaan di bidang pemenuhan hak dan perlindungan anak ini sebenarnya terdapat beberapa kategori mulai dari ketegori pratama, madya, nindya, utama hingga KLA.

Ia berkeinginan prestasi yang diraih Batola bisa meningkat dari pratama menjadi madya. Namun sesuai petunjuk dari Kemen-PPPA, paparnya, terdapat beberapa yang harus menjadi perhatian batasan nilai yang ditentukan bisa terjangkau.

Salah satu bentuk inovasi yang sangat signifikan dalam mendongkrak penilaian, sebutnya, seperti adanya desa percontohan pemenuhan hak wanita dan anak. Terlebih jika dapat kades seorang perempuan.

Baca Juga :   Sekjen PMI Klaim Stok Darah Aman

Untuk persyaratan kades perempuan, tutur wanita yang 10 tahun berpengalaman ketua TP-PPK, ini menilai bagi Batola tidak kendala. Mengingat saat ini kabupaten ini tertinggi di Kalsel menempatkan kades yaitu mencapai 6,7 persen.

Bahkan, timpal Sekretaris Gustu KLA Batola Hj Harliani, untuk indeks pembangunan gender (IPG) Batola bukan hanya fokus pada kades, namun juga pada DPRD, BPD, dan bahkan SKPD.

“Dengan tingginya keterwakilan perempuan ini tentunya sangat mendukung tingginya IPG di Batola,” ucapnya.

Seperti diketahui, Pemerintah Pusat melalui Kemen-PPPA melaksanakan pemberian penghargaan KLA pada Juli 2021. Dari penilaian yang dilaksanakan terdapat 275 daerah yang mendapatkan penghargaan kabupaten/kota layak anak (KLA).

Baca Juga :   Pemkab Tanbu Studi Komparasi ke Samarinda

Sementara Kalsel sendiri berdasarkan pengumuman yang diselenggarakan secara virtual terdapat 10 kabupaten/kota yang mempunyai komitmen tinggi mendukung pemenuhan hak anak dan perlindungan khusus anak.

Ke-10 kabupaten/kota itu seperti Kabupaten Barito Kuala yang meraih kategori pratama disusul Kabupaten Banjar, Tanah Laut, Hulu Sungai Tengah, dan Balangan.

Sedangkan kategori Nindya diraih Kota Banjarmasin, Kota Banjarbaru, Kabupaten Hulu Sungai Utara, dan Hulu Sungai Selatan. Sementara Kabupaten Tabalong peringkat penghargaan yang diraih pada kategori Nindya.

Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Kementerian PUPR Nilai, Pembangunan Bendungan Kusan Layak Masuk Tahapan Perencanaan

28 November 2021 - 21:41 WIB

Bappenas Nilai Pembangunan Bendungan Kusan Sangat Prospek 

24 November 2021 - 18:40 WIB

Bupati Noormiliyani Hadiri Festival HAM di Semarang

18 November 2021 - 20:11 WIB

Pemprov Kalteng Rancang Pergub Tarif Media Massa, Humas DPRD Kalsel: Mungkin Patut Dicontoh

9 November 2021 - 19:29 WIB

Pemprov Kalsel Terima Penghargaan Bhumandala Emas 2021

30 Oktober 2021 - 16:36 WIB

Resmi Dilantik, Hj Raudatul Jannah Siap Lanjutkan Program Prioritas

26 Oktober 2021 - 20:43 WIB

Trending di Nasional