Raperda Sekolah Keagamaan Berganti Judul

1066

KabarKalimantan, Banjarmasin – Rancangan peraturan daerab pemberdayaan sekolah keagamaan dan pesantren dirubah namanya menjadi raperda fasilitasi dan pembinaan pendidikan karakter.

Perubahan judul raperda tersebut rupanya berdasarkan konsultasi dan studi banding Anggota Dewan Kalsel di sejumlah daerah. “Masalah keagamaan ini kewenangan pemerintah pusat. Kita harus menyesuaikan. Judul harus diganti,” kata Ketua Pansus Raperda tersebut, H Lutfi Saifudin, Rabu (27/6/2019).

Meski demikian, H Lutfi Saifudin mengatakan jika perubahan nama tidak akan merubah substansi dari tujuan dibuatnya raperda tersebut. Dengan adanya perda itu, lembaga pendidikan keagamaan di Kalsel akan bisa diberikan bantuan operasional dari pemerintah provinsi.

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kalsel ini menjelaskan, jenis  bantuan yang dimaksud sekilas mirip Bantuan Operasional Sekolah Daerah (Bosda). Bukan bersifat hibah, tapi bantuan keuangan.

“Ini bisa kita berikan tiap tahun,” ucap H Lutfi.

Fasilitasi dan Pembinaan Pendidikan Karakter dinilai tepat sebagai judul pengganti. Alasannya, sudah umum diketahui jika sekolah keagamaan di Kalsel banyak berkontribusi dalam melaksanakan pendidikan karakter.

Baca Juga :   AKD DPRD Banjarmasin Dirombak

“Madrasah dan pesantren sangat intens membina pendidikan karakter,” ujarnya lagi.

Sementara itu, raperda yang tengah digodok ini masih dalam tahap perbaikan. Selanjutnya, raperda akan masuk proses fasilitasi.

“Setelah itu akan kita lakukan uji publik,” ucap Politisi Partai Gerindra tersebut.

Reporter : M Ali Nafiah Noor
Redaktur : Suhaimi Hidayat
Penanggungjawab : M Ridha

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here