Sel. Mar 31st, 2020

Ratusan Pencari Kerja Berjubel di Kalsel Job Fair 2017

2 min read

Ratusan pencari kerja memadati arena Kalsel Job Fair 2017 di Gedung Sultan Suriansyah, Selasa (17/10/2017). Redkal.com

KabarKalimantan, Banjarmasin – Ribuan pencari kerja memadati Gedung Sultan Suriansyah di kawasan Kayutangi Banjarmasin, Selasa (17/10/2017). Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi menggelar job fair pada 17-19 Oktober 2017.

Pencari kerja berasal dari berbagai latar belakang pendidikan, baik SMA/ SMK dan perguruan tinggi swasta dan negeri. Dalam pembukaan Kalsel Job Fair 2017, Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor, berharap serapan tenaga kerja lokal cukup besar agar mengurangi angka pengangguran di Kalsel.

“Yang diutamakan ialah orang lokal dulu,” Kata Gubernur H Sabirin. Menurut dia, angka pengangguran terdidik di tiap angkatan kerja terus bertambah karena minimnya serapan tenaga kerja oleh perusahaan swasta, BUMN dan BUMD.

Menurut Sahbirin, terserapnya tenaga kerja lokal oleh perusahaan menjadi salah satu keberhasilan pemerintah daerah dalam penyediaan lapangan kerja untuk mendukung pembangunan daerah. Ia menuturkan, tenaga kerja lokal harus berdaya saing tinggi dan punya kualitas SDM bagus di tengah persaingan globalisasi.

Gelaran Kalsel Job Fair 2017 menerapkan mekanisme berbeda ketimbang tahun sebelumnya demi menghindari membludaknya pencari kerja yang tidak seimbang dengan posisi ditawarkan.

Pada Kalsel Job Fair 2017, pencari kerja harus mendaftarkan diri di situs e dash bursakerja.kemnaker.go.id untuk memilih perusahaan dan posisi yang diminati . Ada 33 perusahaan berbagai sektor mengikuti kalsel Job Fair 2017 dengan potensi penyerapan ratusan tenaga kerja.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kalimantan Selatan, Antonius Simbolon, mengatakan ada kemungkinan angka pengangguran di Kalsel turun 1 persen pada 2017, seiring membaiknya pertumbuhan ekonomi Kalsel. Sebab, kata dia, ekspor komoditas yang mulai pulih memicu geliat bisnis ikutan pertambangan batubara dan sawit.

Mengutip data periode Januari-Agustus 2017 di Kalsel, ia menuturkan angka pengangguran sebesar 3,53 persen dari angkatan kerja sebanyak 2.152.412 jiwa. Capaian itu turun ketimbang periode yang sama tahun 2016 sebesar 4 persen dari angkatan kerja 2.052.231 jiwa.

M. RIZAL KHALQI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | redkal.com by Kabar Kalimantan.