Rab. Feb 26th, 2020

Razia THM, 10 Orang Ditemukan Tanpa KTP

2 min read

Aparat gabungan merazia THM di Banjarmasin, Kamis dini hari (28/12/2017). Redkal.com

KabarKalimantan, Banjarmasin – Tim gabungan Ditresnarkoba Polda Kalsel, Shabara, Satpol PP, BNNP maupun BNNK Banjarmasin melakukan razia tempat hiburan malam (THM) menjelang tahun baru 2018, Kamis (28/12).

Razia THM bertujuan mencegah maraknya peredaran narkotika di kalangan masyarakat Kota Banjarmasin. Dalam giat tersebut, tim gabungan melakukan sasaran utamanya terhadap para pengunjung Tempat Hiburan Malam (THM) ataupun tempat Karaoke.

Hal itu terlihat, saat tim gabungan melaksanakan kegiatannya dengan melakukan pemeriksaan ke tempat Karaoke Armani. Tim gabungan memeriksa setiap room-room karaoke, ternyata hasilnya hanya ditemukan room-room kosong alias sepi pengunjung.

Selanjutnya, tim gabungan menyisir pemeriksaan terhadap tempat biliard sekaligus Karaoke DC yang terletak di jalan Kayu Tangi. Di sana, saat petugas melakukan penelusurannya pada setiap ruangan, tak ada satu pun yang terindikasi narkotika namun hanya menemukan kurang lebih 10 orang yang tidak mempunyai identitas atau KTP.

Baca Juga :   Polisi Ringkus Komplotan Penggelapan 12 Mobil

Terakhir, kegiatan giat untuk tim gabungan melakukan pemeriksaan terhadap pengunjung yang ada di Karaoke Pesona Kayu Tangi. Tim gabungan melakukan tes urine di setiap pengunjung yang ada disana. Namun, hasilnya tak satu pun yang ditemukan terindikasi narkotika.

Sementara itu, menurut Direktur Narkoba Polda Kalsel Kombes M Firman melalui Kabag Binopsnal AKBP Daryanto menjelaskan kegiatan razia menyasar 17 titik THM ataupun karaoke yang ada di wilayah Kota Banjarmasin serta sasaran utamanya untuk kegiatan ini dikhususkan pada pemakai narkotika ataupun pengedar.

Selain itu, “Kegiatan ini bertujuan pula agar pada perayaan malam tahun baru 2018 khususnya Provinsi Kalsel aman dari peredaran narkotika,” lanjutnya.

Serta untuk pengunjug THM maupun Karaoke yang terindikasi narkotika pada saat razia tadi. “Akan dilimpahkan kepada BNNP Kalsel untuk di assement sedangkan yang tidak mempunyai Indentitas atau KTP akan kita shock therapy dan dibina agar tidak melakukannya lagi,” tandas Daryanto.

Baca Juga :   Kapolri dan Kapolda Kalsel Sumbang Sapi untuk Haul ke-13 Abah Guru Sekumpul

M SYAHBANDI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | redkal.com by Kabar Kalimantan.