Sel. Mar 31st, 2020

Rekonstruksi Penganiyaan Anak hingga Tewas

1 min read

KabarKalimantan, Banjarmasin – Ahmad Nasirwan alias Habib Tato (52) yang menjadi tersangka dalam kasus penganiayaan anak kandungnya RA (19) hingga tewas ini kembali menjalani 29 adegan rekonstruksi (reka ulang), di Ruang Satreskrim Polresta Banjarmasin, Senin (26/11) siang.

“Rekonstruksi ini dilakukan sebagai syarat melengkapi berkas penyidikan dan untuk penuntutan di kejaksaan nanti,” ujar Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin AKP Ade Papa Rihi Sik usai melakukan rekostruksi.

Pada rekonstruksi adegan keenam, ketujuh dan kedelapan terlihat jelas tersangka memukul korban berinisial RA (9) dari kaki hingga ke kepala menggunakan palu secara bertubi-tubi.

“Berdasarkan autopsi, korban mengalami pembekuan darah di tengkorak bagian kepala. Hal ini ada kecocokan antara hasil autopsi dengan rekonstruksi,” papar Ade.

Bukan itu saja, adegan berikutnya pelaku juga terlihat melakukan pemukulan terhadap korban yang sudah terduduk lemas menggunakan ikat pinggang dan gayung mandi.

Kemudian tersangka juga beberapa kali memukul tubuh korban dengan menggunakan tangan, meski korban sudah mengucapkan beberapa kata ampun dan mohon belas kasihan dari orang tuanya dan sempat menyuruh anaknya yang lain untuk membeli tiga jenis obat buat RA, karena melihat korban sesenggukan.

“Pastinya, korban memang benar tewas akibat penganiayaan yang dilakukan oleh ayah kandungnya sendiri. Meski sebelum tewas tersangka memberikan tiga macam jenis obat,” pungkas Ade.

Syahbandi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | redkal.com by Kabar Kalimantan.