Renovasi Stadion 17 Mei, Sekda: Perbedaan Sudut Pandang Jadi Kendala

1268

KabarKalimantan, Banjarmasin – Kabar soal kelanjutan renovasi Stadion 17 Mei Banjarmasin masih kabur. Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Abdul Haris Makkie, mengaku belum menerima laporan hasil konsultasi Komisi IV DPRD Kalsel dan Dispora Kalsel di Kemendagri soal beda pendapat tentang anggaran.

Sebelumnya, proses renovasi terancam terhambat karena adanya alokasi anggaran sebesar Rp 13,4 M mengalami perubahan. Alokasi yang diperuntukkan pengadaan genset sebesar Rp 3 M ditiadakan Dispora. Jadilah anggaran seluruhnya dialokasikan untuk renovasi fisik.

Antara legislatif dan eksekutif mengalami beda persepsi soal boleh tidaknya anggaran yang sudah diketok tersebut diubah alokasinya. Masalah turut menyeret peran Sekdaprov untuk menyelesaikan. Sampailah muncul kesepakatan agar beda pendapat dikonsultasikan ke Kemendagri.

“Laporan hasil konsultasi belum disampaikan,” ujar Abdul Haris Makkie kepada wartawan, Rabu (3/7/2019).

Menurutnya, pemprov terus berupaya mewujudkan renovasi stadion kebanggaan urang Banua itu. Perbedaan pendapat tersebut diakuinya sebagai penghambat.

Baca Juga :   Hasnur Bantah ‘Dosa’ Ardasa

“Kita tidak dalam konteks menggagalkan. Perbedaan sudut pandang itu saja yang menjadi terkendala,” katanya.

Sayangnya, publik harus masih menunggu kepastian. Meski proses harus tetap jalan, finalisasi masih harus menunggu hasil konsultasi tersebut.

“Ini harus kita satukan dulu,” ucapnya lagi.

Reporter : M Ali Nafiah Noor
Editor : Suhaimi Hidayat
Penanggungjawab : M Ridha

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here