Resmi, MTQ Tabunganen Digeber Selama 4 Hari 

1855

KabarKalimantan, Banjarmasin – Perhelatan Musyabaqah Tilawatil Quran (MTQ) resmi dibuka di Kecamatan Tabunganen, Kabupaten Barito Kuala, Kamis (20/7/2017). Para peserta dan penonton dapat mengggunakan jalan darat saat menghadiri MTQ yang digeber pada 20-23 Juli 2017. Warga dari 16 kecamatan di Bumi Ije Jela akan berkumpul di Kecamatan Tabunganen.

Inilah hari ‘H’ dimulainya pelaksaaan MTQ ke-48 tingkat Kabupaten Batola. Pembukaannya akan dihadiri Bupati Batola H Hasanuddin Murad. Berdasarkan keterangan dari Kecamatan Tabunganen, even keagamaan ini sudah dipersiapkan. “Kami sudah siapkan penginapan untuk kafilah,” ujar  Fajar, Camat Tabunganen. Seperti juga pelaksanaan di kecamatan lain, menurut dia, kafilah akan datang dari 16 kecamatan. Mereka akan ditempatkan di rumah penduduk.

Lalu apakah peserta MTQ dari 16 kecamatan di Kabupaten Batola akan menggunakan kapal atau angkutan sungai untuk sampai ke lokasi acara mengingat Kecamatan Tabunganen selama ini terisolir. Soal akses ke tempat acara di Tabunganen, pihak kecamatan menjamin sudah dapat menggunakan roda empat.

Fajar mengatakan, peserta MTQ ataupun undangan dapat sampai ke kantor kecamatan menggunakan menggunakan roda empat. Bahkan, pengerjaan oprit jembatan di Desa Teras Luar yang menghubungan ke kantor kecamatan pun sudah selesai dibangun.

Karena halaman kantor kecamatan lahan kecil, kata Fajar, kendaraan roda empat parkir di Desa Teras Luar atau di atas jembatan. “Jalan kaki ke kantor kecamatan sekitar 500 meter,” kata Fajar. Pastinya, untuk menuju kantor kecamatan Tabunganen sudah dapat menggunakan jalur darat alias menggunakan kendaraan roda empat.

Ini dibuktikan dengan jaminan Asisten Bidang Pembangunan Setda Pemkab Batola Anthony. Ia memastikan Bupati H Hasanuddin Murad menggunakan kendaraan roda empat ke Kecamatan Tabunganen untuk membuka MTQ. Menurut dia, kehadiran bupati menggunakan roda empat membuktikan Kecamatan Tabunganen tidak lagi terisolasi dan dapat ditempuh dengan angkutan sungai dan darat.

Karena halaman kantor kecamatan dipakai untuk kegiatan MTQ, kata Anthony, kendaraan roda empat diparkir di atas jembatan yang dekat dengan kantor kecamatan.

Untuk menuju Kecamatan Tabunganen lewat darat melalui Anjir Muara, terus menuju Kecamatan Tamban dan Mekarsari selanjutnya ke Tabunganen yang merupakan kecamatan paling selatan. Sebelumnya, jika ada kegiatan apapun di Kecamatan Tabunganen pejabat menggunakan speedboat dari Marabahan langsung menuju kantor kecamatan Tabunganen.

 

Syahri Ramadhan  

 

Catatan: Artikel ini sudah terbit di edisi cetak Kabar Kalimantan berjudul :”Tuan Rumah MTQ Tabunganen Semarak 4 Hari,” pada Kamis (20/7/2017).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here