Revisi Tatib Dewan Perketat Soal Kehadiran

1

KabarKalimantan, Banjarmasin – Revisi Tata Tertib (Tatib) anggota DPRD Kalsel yang baru digadang-gadang akan lebih ketat soal kehadiran.

Wakil rakyat dari Partai Golongan Karya Hasanuddin Murad terpilih secara aklamasi menjadi Ketua Panitia Khusus (Pansus) pada Senin (18/9/2019) siang. Meski pembahasan tatib belum masuk isi, ada beberapa hal yang menurut mantan Bupati Barito Kuala ini perlu diperketat.

“Tatib ini marwah dari lembaga,” ucapnya.

Salah satu yang jadi perhatian, lanjutnya, ialah soal tingkat kehadiran anggota dewan dalam setiap pertemuan penting. Seperti rapat-rapat komisi, pansus, hingga paripurna.

“Itu coba kita masukkan,” ujarnya.

Menghindari hal terburuk terjadi, tentu harus ada sanksi sebagai ancaman. Ketidakdisiplinan wakil rakyat tampaknya bisa berdampak menyeluruh.

“Kalau tidak mencapai kuorum rapat bisa kita tunda. Bahkan juga bisa dibatalkan,” ujarnya.

Hasanuddin Murad mafhum jika suatu saat anggota DPRD Kalsel akan ada kemungkinan berhalangan hadir dalam salah satu agenda penting. Menurutnya, yang bersangkutan harus memberi konfirmasi atas hal itu.

Baca Juga :   Ini Kata Paman Birin Terkait Usulan Perda Ketentraman dan Ketertiban Umum

Selain itu, ia juga berpendapat jika kedisiplinan wakil rakyat tidak lepas dari pantauan fraksi. Ia mengungkapkan, anggota pansus juga sudah mewacanakan hal itu.

“Ada surat pemberitahuan untuk fraksi jika ada anggotanya tidak hadir dalam rapat,” ucapnya.

Sebagai ruh lembaga legislatif yang berperan penting dalam pemerintahan, Tatib tergolong mendesak untuk segera diselesaikan.

“Saya menargetkan, selambat-lambatnya tatib bisa selesai akhir bulan ini,” pungkasnya.

Reporter : M Ali Nafiah Noor
Editor : Suhaimi Hidayat
Penanggungjawab : M Ridha

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here