Sel. Mar 31st, 2020

Ruang Baca Khusus Anak Hadir di Perpusda Balangan

2 min read

Ruang baca khusus anak di Perpusda Balangan. Istimewa

KabarKalimantan, Paringin – Anggapan minimnya koleksi buku memicu berkurangnya pengunjung ke perpustakaan tidak sepenuhnya benar. Buktinya di Perpustakaan Daerah Kabupaten Balangan.

Meski jumlah koleksi buku bertambah, toh angka kunjungan ke Perpustakaan Daerah Kabupaten Balangan belum mampu mendongkrak pengunjung.

“Jumlah koleksi buku terus bertambah, tahun 2014 ada 7974 judul buku bertambah menjadi 8717 judul pada tahun 2015 lalu dan dua tahun terakhir kita terus menambah koleksi buku yang ada” ujar Kepala kantor Dinas Perpustakaan Balangan, Syarif Ubaidillah saat ditemuai beberapa waktu lalu.

Dengan bertambahnya koleksi buku ini, menurut Ubaidillah, pihaknya berharap ada kenaikan jumlah kungjungan. Apalagi Perpuda menyiapkan aneka ragam judul buku bacaan. Penambahan buku koleksi karena ia meyakini jumlah koleksi buku dengan kebutuhan para pembaca sangat berkaitan erat.

“Dimana orang akan malas datang ke perpustakaan jika buku sebagai bahan referensi yang dibutuhkannya tidak tersedia. Untuk itu, pihaknya kata Ubai, terus menambah jumlah koleksi buka dan juga minat baca masyarakat,” Syarif berkata.

Baca Juga :   Pemkab Balangan Launching Tujuh Kampung KB

Siasat lain meningkatkan minat baca di kalangan masyarakat dengan promosi maupun pelayanan langsung melalui perpustakaan keliling. Terobosan terbaru, pihaknya menambah fasilitas berupa ruangan khusus baca bagi anak-anak yang dilengkapi dengan fasilitas layanan bercerita serta dilengkapi dengan koleksi buku anak-anak berbagai jenis serta panggung untuk berekspresi.

Fasilitas ruang baca untuk anak-anak yang disediakan memang belum banyak diketahui masyarakat. Sebab, Syarif berasumsi banyak masyarakat beranggapan perpustakaan daerah hanya menyediakan koleksi buku-buku untuk bacaan orang dewasa, karyawan, dan mahasiswa.

Karena itu, kata Ubai, untuk mensosialisasikan lebih luas lagi fasilitas ruangan baca anak-anak tersebut, pihaknya sudah beberapa kali mengundang sekolah hinggan TK untuk berkunjung dan memakai fasilitas ruang baca khusus anak-anak ini.

“Di ruang layanan anak-anak ini, anak-anak bisa membaca, main internet bahkan bercerita dipanggung yang sudah disediakan,” ungkapnya.

Baca Juga :   Peringati HANI, BNNK Balangan Bagikan Stiker Bertuliskan Anti Narkoba

Syarif terus mendorong minat baca atau waktunya gemar membaca harus dijadikan sebagai kebiasaan dan kebutuhan. Dengan demikian akan muncul kecintaan terhadap buku. “Saya juga berharap perpustakaan menjadi pusat dan kunci belajar, mari kita bersama-sama membangun budaya membaca mulai sekarang,” ujar Syarif Ubaidillah. (Advetorial)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | redkal.com by Kabar Kalimantan.