Rab. Jan 27th, 2021

Rumah Coklat Akan Dijadikan Perpustakaan Wisata

1 min read

Dok Redkal.com/ M. Syahbani

KabarKalimantan, Banjarmasin – Pemerintah Kota Banjarmasin berniat menjadikan rumah coklat sebagai tempat edukasi dan pusat informasi wisata. Bangunan rumah ini terletak di sebelah Siring Menara Pandang Sungai Martapura, Kota Banjarmasin.

Kepada Dinas Arsip dan Perpustakaan Ahmad Husaini, mengatakan siap menyulap rumah coklat sebagai wadah baca bagi pengunjung di kawasan itu.

“Kita siap pindah ke sana, kita sudah sampaikan ke Pak Wali, dan pak Ikhsan, ┬ájika itu pun pariwisata memanfaatkan bisa sama-sama jadi wadah informasi wisata dan edukasi,” ucap Husaini di Balai Kota Banjarmasin, Selasa (31/10/2017).

Sebab, pihaknya memiliki perpustakaan yang tidak representatif. Selain jauh dari pusat kota, kata dia, kondisi bangunan perpustakaan kurang mendukung. Alhasil, ia merasa terbantu bila rumah coklat dijadikan perpustakaan karena terletak di pusat kota dan area publik.

“Tempat itu strategis, sangat bagus jika dijadikan ruang perpustakaan. Sabtu dan Minggu ramai, jika gunakan sangat patut,” katanya.

Kepal Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banjarmasin, Ikhsan Alhak, mendukung rencana yang ingin memanfaatkan rumah coklat sebagai tempat edukasi dan wisata.

Namun, dia menghendaki bahan bacaan sebaiknya berhubungan dengan pariwisata. Sebab Ikhsan beralasan jika buku-buku yang disediakan tidak ada kaitan dengan pariwisata, tentu tidak relevan.

“Kalau kami bersedia saja berbagi tempat selama medukung misi kita untuk mendukung pariwisata,” imbuhnya.

Selain itu Ihksan menambahkan, kondisi rumah coklat sejatinya perlu mendapat sentuhan, mengingat bagian pondasi bangunan sudah lapuk dan perlu pemugaran.

“Kami dari Disbudpar selaku pengelola hanya bisa melakukan rehab ringan, walaupun kondisinya perlu rehab berat terutama pondasi bangunan,” kata Ikhsan.


M. SYAHBANI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | redkal.com by Kabar Kalimantan.