Rupa-rupa Topeng di Malam Karancilangan

1502

KabarKalimantan, Banjarmasin – Masuk ke area Taman Budaya Kalsel pada Kamis (15/8/2019) malam, ada sensasi tersendiri. Rupa-rupa topeng terpampang di selembar kain membentang sepanjang jalan masuk.

Tidak habis di situ, ada topeng raksasa dari rotan terpampang. Letaknya tepat menghadap panggung terbuka Bakhtiar Sanderta. Aneka topeng juga terpajang di sisi kiri dan kanan panggung besar tersebut. Pengunjung seolah dikelilingi topeng-topeng.

Kembang api dinyalakan, itu tanda Karasmin Banua Saribu Sungai 2019 dimulai. Acara berlangsung hingga empat hari ke depan.

Karasmin Banua Saribu Sungai merupakan agenda rutin Taman Budaya Kalsel. Diselenggarakan saat momen hari jadi provinsi. Kebetulan juga beriringan dengan hari kemerdekaan Republik Indonesia.

Gawe akbar ini pun mengusung tema “Malam Karancilangan”. Artinya malam yang gemerlapan. Warna warni dari keberagaman.

“Karancilangan itu bisa juga berarti bermacam-macam,” kata Kepala Taman Budaya Kalimantan Selatan Suharyanti saat membacakan sambutan.

Baca Juga :   Ngofi 19, FSB Datangkan Kamila Andini

Menguatkan keberagaman yang diusung, rencananya banyak pertunjukan seni akan ditampilkan. Ada teater, tari, dan musik. Tidak ketinggalan seni rupa, juga ada penampilan dari luar Provinsi Kalsel untuk menambah semarak acara.

Seni rupa sendiri dibuat khusus, lokasinya di Gedung Wargasari. Aneka lukisan karya perupa lokal siap dinikmati.

Topeng sendiri jadi tema dekorasi. Pameran seni rupa itu tidak jauh dari nuansa topeng. Topeng tradisional Banjar juga dipajang.

Jika biasanya ada beragam karya instalasi yang jadi dekorasi, pada Malam Karancilangan berbeda. Instalasi tidak banyak macam. Satu topeng besar dari rotan itu dianggap mewakili.

Menurut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel, M Yusuf Efendi, kegiatan seni seperti ini harus dinikmati masyarakat banyak. Sebab menurutnya, keakayaan seni juga berarti kekayaan wawasan.

“Kita bisa belajar lewat karya seni. Tidak melulu dari jalur formal di sekolah. Lewat kegiatan seperti ini kan juga bisa,” ujarnya usai meninjau pameran seni rupa.

Baca Juga :   JT Junior Persembahkan Madihin Kolosal di 100 Hari Almarhum John Tralala

Reporter : M Ali Nafiah Noor
Editor : Suhaimi Hidayat
Penanggungjawab : M Ridha

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here