Rutan Marabahan Perlu Perhatian Pemerintah Pusat

261

KabarKalimantan, Marabahan – Kondisi Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Marabahan yang cukup memprihatinkan perlu perhatian lebih dari Pemerintah Pusat.

Hal tersebut disampaikan oleh kepala Rutan Kelas IIB Marabahan Moch Muhidin. “Melihat kondisi bangunan Rutan Marabahan tentunya sudah harus menjadi perhatian serius dari Pemerintah Pusat agar bisa mengalokasikan anggaran untuk pembangunan kembali,” katanya saat menerima kunjungan rombongan dari Kantor Wilayah Kemenkumham Kalsel, Kamis (22/2/2018) siang.

Adapun rombongan Kanwil Kemenkumham Kalsel tersebut terdiri dari Kepala Bagian Program dan Anggaran Ida Asep Somara, serta Kepala Bagian Program dan Pelaporan Andi Basmal. Kunjungan tersebut dilaksanakan untuk menindaklanjuti usulan pembangunan.

Menurut Ida Asep Somara, menghitung alokasi sumber daya anggaran yang lebih efesien, untuk meningkatkan kualitas perencanaan penganggaran perlu diusulkan rekonstruksi baru bagi Rutan yang didirikan pada 1986 tersebut. Selain itu, Rutan yang dihuni sedikitnya 327 orang penghuni tersebut perlu dinaikkan statusnya menjadi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas).

Baca Juga :   Dipukul, Ustad Sugianor Batola Laporkan Kades ke Polda Kalsel

Ida Asep Somara menilai, ukuran luasan tanah Rutan Marabahan, dengan penataan ulang memungkinkan untuk dijadikan Lapas penyangga. Sehingga bisa menjadi solusi dalam mengatasi over kapasitas di Kalsel. “Ini juga untuk lebih fokus terhadap pilihan kebijakan prioritas,” katanya.

Demikian pula yang disampaikan Andi Basmal selaku Kabag Program dan Pelaporan Kantor Wilayah Kemenkumham Kalsel. Menurutnya, Kanwil akan terus mendorong agar usulan tersebut bisa terelisasi segera. “Tentunya dengan data dukung yang sudah dimiliki. Ditambah lagi rekomendasi dari instansi terkait. Harapannya tahun ini sudah dilaksanakan,” ujarnya.

M ALI NAFIAH NOOR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here