Salon Plus – plus Sepi Pengunjung di Banjarmasin

KabarKalimantan, Banjarmasin – Bisnis salon esek – esek rupanya masih beroperasi di bumi Kayuh Baimbai alias Kota Banjarmasin. Razia yang dilakukan Polsekta Banjarmasin Timur mendapati pelanggan sedang “indehoi” di sebuah Salon, Kamis (13/7/2017).

Polisi menciduk pelanggan salon yang tertangkap basah ngamar saat penggerebekan. Mereka dibawa ke Mapolsek Timur bersama wanita pekerja salon yang melayaninya.

Seorang pemijat berinisial DN (30) di Salon TR mengaku cuma melayani pijat terhadap tamunya berinisial AR (50).DN diketahui tinggal di Teluk Tiram, Kecamatan Banjarmasin Barat. Namun, kata DN, si pelanggan salon yang warga Kelayan A mengajak untuk dilayani pijat plus.

Dengan tarif Rp 300 ribu, mereka menyewa bilik kamar di salon itu seharga Rp75 ribu. Belum sempat melakukan hubungan intim, keduanya keburu digerebek oleh polisi.

Menurut DN, penghasilan dari bekerja di salon tidak menentu. Ia kadang membawa pulang uang sebesar Rp 225 ribu. “itupun jika ada tamu yang menggunakan jasanya. Tidak tentu mas, bisa bawa pulang duit bila ada yang milih saya,” ujarnya lirih.

Tak banyak uang yang dihasilkan dari kerja di salon seiring sepinya pengunjung. “Akhir – akhir ini salon tak banyak didatangi tamu,” ucap DN.

Kepala Kepolisian Sektor Kota Banjarmasin Timur, Komisaris Dese Yulianti mengatakan membawa pemilik salon, karyawan serta tamu yang terjaring ke Mapolsek untuk didata dan berikan pembinaan.

Ia menambahkan, ada sembilan karyawan salon yang dibawa ke Mapolsekta Banjarmasin Timur dalam giat tersebut. “Ada sembilan orang dari empat salon yang kami periksa,” kata Dese.

Reporter: Eddy Khairuddin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here