Jum. Agu 7th, 2020

Satgas Ketahanan Pangan Tanbu Lakukan Monitoring di Sejumlah Pergudangan

2 min read

KabarKalimantan, Batulicin – Setelah melakukan monitoring ke sejumlah toko sembako, Satgas Ketahanan Pangan Kabupaten Tanah Bumbu kembali menyasar ke beberapa gudang pusat distribusi yang berada di kawasan Kersik Putih, Selasa (28/7/2020).

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Tanah Bumbu H Rahmad melalui Kasi Ketersediaan dan Kerawanan Pangan Jamaluddin mengatakan, tujuan kegiatan ini dalam rangka melakukan pengawasan ketersediaan dan stabilitas harga pangan pokok menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idul Adha 1441 Hijriah.

“Hasil monitoring pangan pokok di tingkat distributor ini, harga masih dianggap stabil dengan rincian harga gula Rp11.600 /Kg, minyak goreng kemasan Rp11.083-Rp 12.650 /liter, tepung terigu Rp 5.920 /Kg, beras kemasan Rp12.400 s/d Rp12.800 /Kg, beras medium lokal Rp10.000 /Kg,” sebutnya.

Dalam monitoring itu, pihaknya juga mencatat stok yang keluar selama barang tersimpan dalam gudang yang jadi sasaran pemeriksaan tersebut.

“Kami mencatat, stok gula di CV Surya Kencana dalam sepekannya mengeluarkan barang sejumlah 20 Ton. Untuk stok minyak goreng dari PT Anugerah Karya Sejahtera sebanyak 32 Ton dalam perbulannya. Sedangkan stok beras di UD Sehati sebanyak 10 Ton dalam perharinya,” bebernya.

Selain itu, lanjutnya, ketersediaan pangan cukup tersedia dan harga saat ini cukup stabil. Namun lanjutnya, komoditas yang mengalami penurunan pemintaan berada pada minyak goreng, sehingga beberapa distributor melakukan promo dalam rangka menarik daya beli masyarakat.

“Menurunnya permintaan dan daya beli masyarakat dikarenakan mobilisasi dan distribusi masih belum lancar karena beberapa desa masih menerapkan lockdown. Serta disebabkan oleh beberapa perusahaan yang merumahkan karyawannya,” jelasnya.

Tak hanya itu, dari hasil monitoring di beberapa minimarket, ditemukan pula beberapa bahan makanan yang kemasanannya rusak namun masih dijual, sedangkan barang kadaluarsa tidak ditemukan.

“Kami mengimbau kepada masyakat untuk berbelanja sesuai kebutuhan, tetap pada prinsip teliti sebelum membeli agar terhindar dari barang yang sudah tidak layak jual,” pungkasnya.

Reporter: Slamet Riadi
Editor: Suhaimi Hidayat
Penanggungjawab: M Ridha

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | redkal.com by Kabar Kalimantan.