Sab. Sep 26th, 2020

Satlantas Polres Balangan Wajibkan Tes Psikologi dalam Pembuatan SIM

1 min read

KabarKalimantan, Paringin – Satlantas Polres Balangan memberlakukan wajib tes psikologi untuk pemohon pembuatan dan perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) A dan C sejak Senin (3/8/2020) lalu.

“Tidak hanya pemohon SIM baru saja yang harus mengikuti tes psikologi, tetapi perpanjangan juga harus lulus tes psikologi,” terang Kasatlantas Polres Balangan AKP Didik Yudi Prayitno, Kamis (6/8/2020).

Dikatakannya, aturan tersebut sesuai dengan Pasal 81 Ayat (4) UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) dan sebagaimana yang dituangkan dalam Pasal 36 Perkap Nomor 9 tahun 2012 tentang SIM.

“SIM itu kan berlaku lima tahun, selama masa berlaku itu psikologi seseorang itu berubah-ubah. Pemohon SIM harus sehat jasmani dan rohani, kalau jasmani kan sudah harus lulus KIR dokter sedangkan kalau rohani harus lulus uji psikotes,” jelasnya.

Permohonan SIM tetap sama, hanya saja usai mengikuti ujian KIR dokter, pemohon SIM mengikuti ujian psikologi. Menurutnya, syarat sehat jasmani dan rohani haruslah mutlak. Pasalnya, pengguna jalan erat dengan sikap, etika, norma, dan saling menghargai pengguna jalan.

“Ketika terjadi sesuatu hal seperti kecelakaan di jalan raya, maka seseorang harus mempertanggungjawabkan hal itu. Sehingga bertanggungjawab merupakan bagian kesehatan rohani seseorang,” kata AKP Didik.

Reporter: FM Hidayatullah

Editor: Suhaimi Hidayat

Penanggungjawab: M Ridha

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | redkal.com by Kabar Kalimantan.