Sab. Sep 26th, 2020

Sebelum Pemberlakuan Sanksi, Dewan Minta Pemkot Banjarmasin Sosialiasiskan Penerapan Edukasi Wajib Masker

1 min read

KabarKalimantan, Banjarmasin – Wakil Ketua DPRD Banjarmasin meminta Pemkot setempat melaksanakan edukasi atau sosialisasi sebelum penerapan sanksi bagi warga yang tidak disiplin sepeeti tidak menggunakan masker.

Hal itu menyikapi adanya Peraturan Walikota (Perwali) tentang pedoman pelaksanaan dan penegakan hukum protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19, khususnya sanksi denda bagi warga yang tidak menggunakan masker.

“Kami menilai untuk penerapan sanksi ini akan sulit di lapangan. Makanya perlu ada tahapan-tahapan dan sosialisasi bagi masyarakat terkait sanksi tersebut,” ucapnya kepada wartawan di gedung dewan, Rabu (12/8/2020).

Politikus PDIP ini menekankan, jangan sampai setelah aturan sanksi diberlakukan, sebagian besar warga Banjarmasin malah belum mengetahuinya. Terlebih bagi warga yang berada di pelosok kota.

“Makanya perlu sosialisasi,” tegasnnya

Ia menegaskan, pihaknya di dewan pun akan tetap mengawasi jalannya penerapan Perwali ini. Sehingga diharapkan tidak ada oknum yang memanfaatkan dan menyalahgunakan untuk kepentingan pribadi atau kelompok.

Baca Juga :   Golkar Keluarkan Tiga Nama Kandididat Calon Ketua DPRD Kalsel Periode 2019-2024

“Kami harap tidak ada masyarakat yang dirugikan dengan adanya aturan ini,” katanya.

Apalagi, ujarnya, saat pandemi Covid-19, sebagian besar kondisi ekonomi masyarakat di Banjarmasin terpuruk. Tentunya denda atau sanksi bagi yang tidak menggunakan masker hingga ratusan ribu rupiah dirasa cukup memberatkan.

“Jadi, harus ada edukasi kepada warga terkait tujuan dari pemberian sanksi penegakan hukum protokol kesehatan ini. Semua harus tahu itu, sehingga tidak menimbulkan pertanyaan yang membuat resah,” tutupnya.

Reporter: Smara Aqdimul Azmi

Editor: Suhaimi Hidyat

Penanggungjawab: M Ridha

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | redkal.com by Kabar Kalimantan.