Sejumlah Mahasiswa UIN Minta Maaf Ke DPRD Kalsel

303

Kabarkalimantan, Banjarmasin – Sejumlah mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Antasari Banjarmasin kembali mendatangi Sekretariat DPRD Kalsel. Secara langsung, mereka menyampaikan permohonan maaf atas kejadian pengrusakan sejumlah fasilitas di ‘Rumah Banjar’ dalam aksi unjuk rasa bulan lalu.

Permohonan maaf tersebut disampaikan mereka dalam pertemuan dengan Ketua DPRD Kalsel Burhanuddin, Wakil Ketua DPRD Asbullah, Sekwan A M Rozaniansyah, dan sejumlah anggota dewan lainnya yang disaksikan oleh pihak rektorat kampus tersebut.

Usai pertemuan yang berlangsung hangat, salah seorang mahasiswa yang ikut serta, M Khairunnajmi mengakui pihaknya memang melakukan kesalahan karena sudah melakukan pengrusakan lantaran lepas kendali, dan akhirnya berimbas pada aksi anarkis yang dilampiaskan ke fasilitas di Gedung DPRD Provinsi.

Ia berjanji, ke depannya pihaknya akan merubah pola ketika aksi unjuk rasa, guna menghindari terulangnya kejadian serupa yang tentunya merugikan para pelaku, yang terancam hukuman. Permintaan maaf menurut pemuda berbadan tinggi besar ini juga sebagai ajang silaturrahmi yang tulus tanpa adanya usur paksaandari  siapa pun, termasuk pihak kampus.

Baca Juga :   Supian HK Pastikan Pembagian Dana Hibah

“Kami menyuarakan kebenaran saat aksi. Jadi, ketika kami melakukan kesalahan, masa tidak mau mengakui kesalahan dan meminta maaf,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kalimantan Selatan  Burhanuddin yang memimpin pertemuan juga menilai rekonsiliasi berjalan dengan hangat dan kekeluargan, layaknya obrolan anak dan orangtuanya. Ia mencoba memahami kondisi psikis para mahasiswa yang belum sepenuhnya dewasa, sehingga masih mudah terpancing emosi seperti pada kejadian waktu itu.

“Bagi kami, niat baik para mahasiswa sudah diterima dengan baik, dan sebenarnya tidak ada masalah,” ungkapnya.

Burhanuddin menilai, mahasiswa merupakan aset negara, yang seharusnya dapat dibina dan diayomi agar dapat mengawal demokrasi. Ia juga mengapresiasi kerendahan hati para mahasiswa yang sudah mau meminta maaf atas kesalahannya, dan pihaknya juga memanfaatkan dan menjadikan momentum ini sebagai ajang introspeksi diri.

Dalam pertemuan tersebut juga dilakukan penandatangan surat perjanjian damai, antara pihak mahasiswa dan staf sub bagian umum, kepegawaian dan keprotokolan Sekretariat DPRD Kalsel M Ricky Herald yang mewakili pihak Sekretariat untuk mengajukan laporan kepada pihak kepolisian.

Baca Juga :   Puluhan Mahasiswa Tuding Sekretariat DPRD Kalsel Tutupi Keberadaan Anggota Dewan

Surat perjanjian berisi permintaan maaf dari pihak mahasiswa, yang pasca kejadian juga sempat diamankan oleh Polresta Banjarmasin selama 1×24 jam.

M Rizal Khalqi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here