Sel. Des 1st, 2020

Sejumlah Mahasiswa ULM Serbu Sekretariat DPRD Kalsel, Menolak RKUHP

1 min read

KabarKalimantan, Banjarmasin – Sementara ribuan mahasiswa menyerbu Kantor Gubernur di Banjarbaru, sejumlah mahasiswa lainnya datang ke Sekretariat DPRD Kalsel, Selasa (24/9/2019) siang.

Tiba-tiba saja beberapa mahasiswa dengan almamater kuning itu tiba di halaman Rumah Banjar Jalan Lambung Mangkurat Banjarmasin. Tak ada lembaga resmi yang diatasnamakan, mereka hanya mengaku mahasiswa dari Universitas Lambung Mangkurat (ULM).

Adapun maksud mereka, ingin menyampaikan sejumlah pendapat. Khususnya terkait Rancangan Kitab Undang-undang Hukum Pidana (RKUHP).

Tanpa perlu ada kekerasan, rombongan mahasiswa diterima sejumlah wakil rakyat. Anggota DPRD Kalsel Nasib Salim dari Fraksi PDIP, Suripno Sumas dari PKB, dan Sahdillah dari Partai Gerindra bertukar pendapat dengan mahasiswa di Ruang Komisi I DPRD Kalsel.

Dengan adanya kontroversi dalam rancangan hukum pengganti warisan kolonial itu, mahasiswa ULM mengaku menolak.

Seperti diungkapkan Koordinator Aksi Rafai, ribuan orang berpotensi dipenjara akibat salah satu isi RKUHP yang disusun DPR RI itu.

“Belum lagi pasal yang gelandangan. Sudah gelandangan, mereka harus didenda Rp 1 juta,” kata salah seorang perwakilan mahasiswa di hadapan tiga orang perwakilan anggota DPRD Kalsel.

Tukar pendapat berjalan sekitar satu jam lebih sedikit. Wakil rakyat menyatakan segera menindaklanjuti tuntutan mahasiswa.

“Mereka buat surat pernyataan dulu. Nanti itu ditandatangani kami juga. Selanjutnya disampaikan ke DPR RI,” ungkap Suripno Sumas mewakili wakil rakyat lainnya.

Sayangnya wakil rakyat tak bisa menyerahkan langsung pernyataan itu. Suripno menjelaskan, hal itu akan ditangani Sekretariat Dewan.

Reporter : M Ali Nafiah Noor
Editor : Suhaimi Hidayat
Penanggungjawab : M Ridha

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | redkal.com by Kabar Kalimantan.