Sejumlah Rumah Transmigrasi Desa Banjarsari Tergusur Tambang Batubara

2592

KabarKalimantan, Batulicin – Sebagian besar lahan dan pemukiman milik warga transmgrasi di desa Banjarsari Kecamatan Angsana, Kabupaten Tanah Bumbu tergusur adanya aktivitas penambangan batubara PT Borneo Mandiri Persada Energi (BMPE).

Atin, salah satu warga transmgrasi yang bermukim di Desa Banjarsari sejak 1982 lalu mengakui, sangat terusik dan khawatir tempat tinggalnya terdampak longsor akibat aktivitas penambangan batubara tersebut.

Ia juga masih trauma akibat adanya bangunan masjid yang sempat terdampak longsor, dan juga beberapa unit rumah sempat runtuh karena aktivitas penambangan tersebut.

“Walaupun masjid dan rumah yang terkena lokasi tambang diganti rugi oleh pihak perusahaan, tapi tetap saja membuat kami tak nyaman. Karena lokasi pemukiman kami sudah dikelilinggi oleh tambang batubara,” ungkap Atin.

Memang, diakuinya, dulu perusahaan tambang batubara PT BMPE ini sempat memberikan kompensasi Rp 300 ribu per tiga bulan sekali. “Namun sekarang sudah tak ada kompensasi lagi,” katanya.

Hal senada juga diucapkan Rukini, yang juga warga RT 2 Desa Banjarsari. Dia mengeluhkan susahnya mendapatkan sumber air di lokasi sekitar rumahnya hanya berjarak belasan meter dari lokasi tambang.

Rukini berharap, pemerintah mengambil keputusan untuk melarang aktivitas penambangan di di lokasi pemukiman transmgrasi Desa Banjarsari itu. “Kami tak mungkin pindah, sebab sejak tahun 1982 sudah bercocok tanam dan berkebun di areal ini,” ucapnya.

Rukini menjelaskan, rumah tempat tinggalnya tersebut layaknya berada di tengah lautan tambang. Bagaimana tidak, di belakang rumahnya merupakan lokasi tambang batubara PT BMPE. Sedangkan, rumah yang ditempatinya itu juga masuk dalam areal konsesi PT Borneo Indobara (BIB).

“Kerusakan lingkungan di Desa Banjarsari ini sangat mengkhawatirkan kami, karena tambang batubara yang ada di perkampungan ini terlihat semakin tak tertata, dan kini sudah merambah ke dekat lahan kebun karet dan sawit milik kami,” ucapnya.

Reporter: Slamet Riadi

Editor: Suhaimi Hidayat

Penanggungjawab: M Ridha

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here