Jum. Jan 22nd, 2021

Sekda Tanah Bumbu Dinonaktifkan, Timses ZR: Kami Ingin ASN Jaga Netralitas

2 min read

KabarKalimantan, Batulicin – Kisruh di tubuh Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu mengemuka saat Bupati Sudian Noor menonaktifkan Sekretaris Daerah Rooswand Salem, terhitung Kamis (23/10/2020). Jabatan sementara Pelaksana Tugas dibebankan kepada Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip), Ambo Sakka.

Pencopotan sendiri tertuang dalam keputusan Bupati Tanah Bumbu Nomor T/821/3899/BKD-MP.3.BUP/X/2020, tertanggal 22 Oktober 2020 ditandatangani Sudian Noor.

Polemik ini pun langsung disikapi Tim Pemenangan Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Tanah Bumbu nomor urut 3, Zairullah Azhar-Muhammad Rusli (ZR) dengan mengacu prosedur.

Ketua Tim Pemenangan ZR Rully Rozano melalui Tim Kajian Akram Sadli, Jumat malam (23/10/2020) mengatakan, pihaknya tak ingin larut dalam polemik atas tindakan tegas Bupati Sudian Noor ‘mencopot’ sekda Rooswandi.

Apapun alasan penonaktifan, lanjutnya, Tim Pemenangan Paslon nomor urut 3 hanya berharap Aparatur Sipil Negara (ASN) menjaga netralitas dalam menyikapi pesta demokrasi Pilkada 2020 di Bumi Bersujud.

“Kami ingin ASN fokus untuk pekerjaannya, tidak terganggu dan turut andil dalam Pilkada ini. Penonaktifan Sekda ini, bisa menjadi sikap netralitas bupati,” kata Akram.

Wakil Ketua Bidang Eksekutif DPD Partai Nasdem Tanah Bumbu ini mengatakan, sesuai peraturan sudah sepatutnya Pegawai negeri Sipil (PNS) dan kepala daerah menjaga netralitrasnya dalam berpolitik praktis, termasuk Pilkada.

“Berikutnya, kami pun menginginkan selain ASN, jajaran TNI/Polri juga menunjukkan sikap netral. Dengan penonaktifan sekda diharapkan menjadi bukti nyata bupati menjaga netralitasnya,” lanjutnya.

Agar gaung deklarasi netralitas Pilkada serentak yang ditandatangani Sekda Rooswandi bersama Forkopimda sebelumnya digelar di Mapolres Tanah Bumbu benar-benar terwujud.

Sehingga diakhir jabatannya, bupati Sudian Noor punya kesan yang baik sebagai kepala daerah yang kuat dan memberikan jaminan ketidakberpihakan bawahannya sebagai abdi negara kepada salah satu pasangan calon kontestan Pilbup di Tanah Bumbu.

“Ini adalah Pilkada Tanah Bumbu yang luar biasa, masing-masing pihak sanggup menjaga netralitas ASN. Saya sangat mengapresiasi dan salut terhadap sikap bupati untuk menjaga ASN dilingkup pemkab tetap netral,” pujinya.

Ia menambahkan, Bupati Sudian Noor sosok pemimpin yang sangat hati-hati dalam mengambil keputusan. Sehingga pihaknya optimis tindakan yang dilakukannya sudah menjadi yang terbaik bagi daerah ini dengan penuh pertimbangan.

Akram sendiri menjamin, sebagai kontestan Pilkada Tanah Bumbu, paslon nomor urut 3, Zairullah Azhar – Muhammad Rusli tidak akan melibatkan ASN, TNI/Polri untuk memenangkan kontestasi ini. Pihaknya akan berjuang meraih kemenangan secara bersih dan sesuai aturan.

“Kami menjunjung tinggi semua peraturan perundang-undangan dalam setiap proses dan tahapan Pilkada ini.
Semoga Pilkada Tanah Bumbu berlangsung lancar, kondusif tanpa kecurangan,” pungkasnya.

Rumor yang berkembang, jika penonaktifan Rooswandi Salem sebagai sekda, terkait tudingan penyalahgunaan wewenang. Meski hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari pemerintah kabupaten tentang alasan pasti pencopotan tersebut.

Reporter: Slamet Riadi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | redkal.com by Kabar Kalimantan.