Sekdako Banjarmasin Dipecat?

846

Kabarkalimantan, Banjarmasin – Hamli Kursani diisukan dicopot dari jabatannya sebagai Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Banjarmasin.

Desas-desus pencopotan jabatan Sekdako Banjarmasin tersebut menyeruak di Pemerintahan Kota Banjarmasin, Selasa (10/4/2018) setelah muncul kabar surat keputusan (SK) pemberhentian yang menyebut Hamli Kursani sebagai Sekdako Banjarmasin telah ditandatangani.

Akan tetapi, saat dikonfrmasi, Hamli menampik adanya kabar miring tersebut, walaupun sebenarnya jauh-jauh hari dia juga sudah ada mendengar desas-desus tersebut.

“Isu seperti itu sudah sering saya dengar, dan ini biasa saja bisik-bisik tetangga, biasa saja. Namun sampai saat ini, kami tidak menerima SK-nya,” ujar Hamli di Balaikota Banjarmasin.

Ia mengatakan, pergantian Sekdako bukanlah perkara yang mudah. Sebab menurutnya, perlu prosedur sesuai undang-undang ASN jika melakukan pencopotan dan pergantian Sekdako.

“Kalau benar melanggar undang-undangm, misalkan soal kedisiplinan berat, itu baru bisa dilakukan pemberhentian. Dan itu juga harus ada pembuktian,” terangnya.

Baca Juga :   2017, Ada 24 Kebocoran Pipa Milik PDAM Bandarmasih

Dia merasa selama ini dirinya bekerja sudah sesuai dengan tugas dan fungsi dan kewenangannya sebagai Sekda. Namun tambahnya, apabila menurut pimiminan dalam hal ini Walikota menilai kinerjanya tidak maksimal adalah hak priogatif pimpinan melepas jabatannya.

“Saya kerja sesuai dengan fungsinya, tapi kalau dinilai kurang, ya itu hak pimpinan,” katanya.

Isu dicopotnya Hamli dari jabatannya muncul Senin (9/4/2018). Bahkan beberapa pejabat jajaran Pemkot Banjarmasin seperti Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kota Banjarmasin Ahmad Saffri Azmi dan Kepala Bakeuda Kota Banjarmasin Subehan Noor Yaumil merapat di ruangan kerja Sekda Banjarmasin hingga sore hari.

Sebelumnya, Hamli juga telah dipecat dari jabatannya sebagai Ketua Dewan Pengawas PDAM Bandarmasih pada 9 November 2017 lalu. Saat itu Hamli mengaku kurang mengetahui alasan yang jelas terkait pemecatan dirinya.

“Alasannya saya tidak tahu. Mungkin pimpinan punya alasan lain kan. dan tidak ada disitu (SK pemecatan) dituliskan alasannya pemecatanya,” ujarnya.
M SYAHBANI

Baca Juga :   Pasar Ramadhan di RTH Kamboja, 160 Stand Pedagang Disiapkan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here