Rab. Sep 23rd, 2020

Sektor Pajak Menurun, Dewan Minta Pemkot Maksimalkan Sumber PAD

1 min read

KabarKalimantan, Banjarmasin – Pendapatan Asli Daerah (PAD) Banjarmasin di sektor pajak mengalami penurunan hingga 50 persen. Dewan Banjarmasin pun meminta pemerintah setempat bekerja ektra untuk menghidupkan kembali perekonomian di kota ini.

Ketua Komisi II DPRD Banjarmasin Faisal Hariyadi kepada wartawan menyampaikan, PAD dari sektor pajak merupakan penopang terbesar Banjarmasin saat ini.

Namun kenyataannya ditengah wabah pandemi Covid-19, penurunan di sektor ini hampir mencapai 50 persen. “Potensi pajak yang kemunginan besar akan hilang sekitar 30-50 persen,” kata Faisal Hariyadi, Selasa (4/7/2020).

Dengan adanya kondisi tersebut, Faisal berharap ada terobosan baru untuk kembali menggeliatkan perekonomian masyarakat, sehingga PAD di sektor pajak kembali dapat terpenuhi sesuai dengan yang ditargetkan Pemkot Banjarmasin.

“Banjarmasin tidak punya sumbar alam berupa tambang. Yang menjadi andalan hanya perdagangan dan jasa,” ucapnya.

Dijelaskannya, menurut data dari Bakueda setempat, untuk tahun 2020 Pemkot Banjarmasin telah menurunkan target PAD sebesar 35 persen. Semula targetnya sebesar Rp 367 miliar menjadi Rp 250 miliar dan sudah terealisasi sebesar 50 persen di triwulan kedua.

Capaian ini menyusul telah beroperasinya beberapa restoran, rumah makan dan perhotelan, termasuk pusat perbelanjaan yang ada di Kota Seribu Sungai.

Selain itu, memang diakui Politkus PAN ini, beberapa sumber PAD dari pajak reklame belum diterima dengan maksimal. Angkanya mecapai Rp 200 juta lebih. “Kami berharap ini dapat dimaksimalkan. Sehingga dapat menambah PDA kota ini,” harapnya.

Reporter: Smara Aqdimul Azmi
Editor: Suhaimi Hidayat
Penanggungjawab: M Ridha

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | redkal.com by Kabar Kalimantan.