Menu

Mode Gelap

Tanah Bumbu · 23 Nov 2020 19:26 WIB ·

Selama Jadi Bupati, Sudian Noor Terus Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Masyarakat


 Selama Jadi Bupati, Sudian Noor Terus Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Masyarakat Perbesar

KabarKalimantan, Batulicin – Selama menjadi tampuk pemerintahan di Kabupaten Tanah Bumbu, Bupati H Sudian Noor bertekad ingin meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat Bumi Bersujud.

Kerena itu, dengan kebijakannya, penganggaran setiap tahun pun dilakukan guna mendukung terwujudnya pelayanan kesehatan dengan gratis yang disintegrasikan ke dalam program JKN dari BPJS Kesehatan ataupun pendamping JKN.

“Hanya saja masyarakat yang mau mendapatkan program gratis harus masuk di kamar kelas III,” Kata Bupati Tanbu saat menyampaikan sambutan pada Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-56 di Halaman Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Bumbu, Senin (23/11/2020).

Di kesempatan itu pula, Bupati mengungkapkan, pemerintah daerah saat ini mendaftarkan orang yang kurang mampu ke BPJS Kesehatan sebanyak 100.356 jiwa.

Baca Juga :   Ribut Giyono Buka Porkab di SMK Negeri 2 Simpang Empat

Ini membuktikan data dari Dinas Sosial yang berjumlah sekitar 60 ribu itu dianggap sudah melebihi. Tentunya dari data ini ada orang yang mampu masuk, namun tak masalah hanya saja asal dia mau dilayani di kelas III.

“Dana JKN kita masih tersedia Rp 2,5 milyar. Artinya masih ribuan warga lagi yang bisa didaftarkan sebagai peserta BPJS. Tentunya tak mungkin satu persatu menyampaikan ke RT, otomatis saya terus melakukan sosialisasi ke 1.300 RT, makanya saya melampirkan nomor pribadi agar memudahkan RT nya untuk melaporkan warganya yang belum mendataftarkan gratis di BPJS,” jelasnya.

Tak hanya itu, komitmen bupati dalam memudahkan pelayanan kesehatan baik di Puskesmas ataupun rumah sakit akan dibuktikan cukup dengan sidik jari.

Baca Juga :   Christina Endarwati Resmi Jabat Wakil Ketua PN Batulicin

Sudian Noor menjelaskan, pada sidik jari itu data warga sudah terekam dalam E-KTP tersebut. Otomatis warga yang sudah menjadi kepesertaan BPJS Kesehatan sudah terintegrasikan di dalam data itu.

Kenapa demikian, sambungnya, akan memudahkan warga yang cukup menempelkan sidik jari atau hanya membawa diri sendiri ketika berobat, sementara data yang terintegrasi sudah terkoneksi ke loket pelayanan.

“Yang lebih darurat lagi, misalkan ada orang kecelakaan, kerena tak ada indentitas maka akan terbantukan, cukup dengan sidik jarinya disitu akan kelihatan dia terdaftar atau tidaknya sebagai kepesertaan BPJS Kesehatan, atau kalau dia bukan peserta BPJS maka solusinya adalah dana pendamping JKN,” ungkapnya.

Baca Juga :   Burhansyah Ungkap Data, Pemimpin Muda Lebih Dipilih Masyarakat Tanah Bumbu

Terkait rencana penggunaan pelayanan BPJS Kesehatan melalui sidik jari tersebut, saat ini sedang dalam proses permohonan kepada Ditjen Adminduk Catatan Sipil.

“Diharapkan rencana pelayanan kesehatan melalui sidik jari itu disetujui oleh Ditjen Adminduk Capil, sehingga pelayanan kesehatan di Kabupaten Tanah Bumbu akan serba mudah,” tutupnya.

Dalam syukuran HKN ke-56 Bupati Tanbu juga menyambut kedatangan 9 dokter interenship. Kemudian menyerahkan 1 unit mobil ambulan bagi Puskesmas Pulau Tanjung, Kecamatan Kusan Hilir, serta 1 unit motor untuk Puskesmas Teluk Kepayang.

Reporter: Slamet Riadi

Editor: Suhaimi Hidayat

Penanggungjawab: M Ridha

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Bappenas Nilai Pembangunan Bendungan Kusan Sangat Prospek 

24 November 2021 - 18:40 WIB

Ini yang Dilakukan Satgas Covid-19 Tanbu hingga Mampu Turunkan Level PPKM

23 November 2021 - 21:05 WIB

Babat Aktivitas Penambangan Batubara Ilegal di Tanbu, Dua WN Tiongkok Diamankan

23 November 2021 - 13:13 WIB

Pemkab Tanbu Turut Peringati HMPI dengan Tanam Pohon

23 November 2021 - 13:11 WIB

Zairullah Minta SKPD Bekerja Lebih Profesional dalam Jalankan RAPBD Tahun 2022

20 November 2021 - 08:30 WIB

Bupati Zairullah Pimpin Rakor Antisipasi Potensi Bencana

19 November 2021 - 22:36 WIB

Trending di Tanah Bumbu