Seleksi Calon Sekda Balangan Mengerucut ke Tiga Kandidat

2 min read
2.209

KabarKalimantan, Paringin – Panitia seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi pratama Sekretaris Daerah Kabupaten Balangan secara resmi merekomendasikan tiga nama yang layak untuk menduduki posisi Sekdakab Balangan.

Hasil seleksi itu pun bisa dilihat di website resmi Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Balangan.

Dalam pengumuman tersebut berbunyi, peserta terbaik yang nominasi pejabat pimpinan tinggi pratama Sekdakab Balangan yaitu Akhriani, Rakhmadi Yusni dan Sutikno.

Baca Juga :   Bupati Balangan Tinjau Lokasi Jalan Alternatif yang Rusak

Kemudian di poin kedua tertulis, keputusan panitia bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat. Bertanda tangan Ketua Panitia Seleksi, Adi Santoso.

Saat dikonfirmasi, Kepala BKPSDM Kabupaten Balangan Sufriannor menjelaskan, dari lima nama yang mengikuti seleksi, ada tiga nama yang direkomendasikan.

“Untuk selanjutnya, hak prerogatif Bupati Balangan untuk menentukan siapa yang ditunjuk beliau menduduki jabatan Sekda di antara tiga orang itu,” terangnya.

Baca Juga :   Operasi Zebra Intan 2019, Satlantas Polres Balangan Jaring 819 Pelanggar Lalulintas

Diminta tanggapan terkait hasil dari seleksi ini, Akhriani yang sekarang menjabat sebagai Staf Ahli Staf Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik Setda Pemkab Balangan mengucapkan syukur.

Ia juga berbesar hati, terkait siapa yang dipercaya mengemban amanah sebagai Sekda dia serahkan sepenuhnya kepada Bupati.

“Kalau saya yang diamanahi, tentu kami akan siap bekerja sama dengan Bupati sesuai tugas dan fungsi Sekda. Begitu juga kalau kandidat lain yang dipercaya, kami akan selalu siap mendukung,” tegasnya.

Baca Juga :   Komisi I DPRD Balangan Monitoring UPT Puskesmas Lok Batu 

Hal serupa juga disampaikan Rakhmadi Yusni. Dengan ikut serta dalam seleksi, kata dia, ini merupakan bentuk loyalitas mereka kepada pimpinan.

“Kami sudah melewati semua rangkaian seleksi. Kami juga sudah memberikan yang terbaik saat seleksi. Selanjutnya adalah wewenang Bupati yang menentukan,” tukasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *