Sel. Des 1st, 2020

Sembuh dari Stroke Berkat Bersepeda Ontel

2 min read

SEPEDA Ontel, kita pasti familiar sepeda klasik yang populer sebelum ada kendaraan bermotor.
Namun siapa sangka sepeda ini sekarang mahal harganya dan menjadi hobi para kolektor dari kalangan berdasi.

Sepeda Antik Banjarmasin (SABAN) ialah sebuah komunitas sepeda Ontel yang di ketuai oleh Narno. Komunitas sepeda Ontel ini berdiri sejak 2008, tepat di 17 Agustus.

Tidak main-main, komunitas yang masih terbilang muda ini sudah memiliki 150 anggota yang tersebar di beberapa wilayah di Banjarmasin. Tujuan berdirinya komunitas SABAN ini selain bersinergi dengan progam pemerintah yaitu melestarikan kota tua Banjarmasin, Saban juga sangat mendukung program Green City.

Walaupun sepeda tua, hobi bersepeda Ontel ini bisa termasuk hobi mahal. Karena rata-rata memiliki desain yang unik dan dalam pembuatannya dicampur dengan serbuk emas.

Salah satu pencinta sepeda ontel yang tergabung dalam SABAN ialah Subektiono (67) asal Belitung, Banjarmasin Barat.

Sebelum bergabung dan memulai gowes bersama SABAN, Subekti pernah terkena stroke akibat kurang aktivitas. Merasa dirinya perlu aktivitas yang sedikit lebih banyak mengeluarkan keringat dan bisa sekalian jalan-jalan, Subekti lebih memilih bersepeda Ontel. Sebab selain hobi, dengan bersepeda Ontel iya juga sekalian olahraga. “Waktu itu saya sedang mandi dan tiba-tiba tangan dan kaki saya tidak bisa digerakkan,” terang Subekti saat menceritakan kronologis pada saat ia mulai terkena stroke di usia 60 tahun.

Setelah beberapa tahun ikut dalam komunitas Ontel, keadaan subekti saat ini sudah pulih dan normal kembali. Bahkan ia dan kawan komunitas Ontelnya sudah pernah bersepeda ke daerah Tabalong sekitar 400 kilometer, pulang pergi dari kota Banjarmasin.

Tak cuma bersepeda, banyak kegiatan yang dilakukan oleh komunitas ini seperti membersihkan sungai, tanam pohon dan berbagai kegiatan yang berdampak baik bagi masyarakat. bbe

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | redkal.com by Kabar Kalimantan.