Sen. Agu 3rd, 2020

Sempitnya Pasar Kesatrian Jadi Sorotan DPRD Kota Banjarmasin

1 min read

BANJARMASIN, KK – Keadaan los Pasar Kesatriaan Jalan A Yani yang dibangun terlalu sempit membuat pedagang enggan menempatinya. Ini menjadi perhatian Komisi II DPRD Kota Banjarmasin, Kamis (9/2/2017).

Pasca diresmikannya Pasar Kesatriaan Jalan A Yani II Banjarmasin Timur oleh Pemkot Banjarmasin beberapa bulan lalu, hingga kini para pedagang masih enggan mengisi salah satu los di pasar itu.

Sempitnya los di Pasar Kesatriaan Banjarmasin, menurut pedagang justru tidak memberikan mereka keleluasaan dalam melakukan aktivitas dan menata barang-barang dagangannya.

Amir salah satu pedagang mengatakan, sempitnya jalan masuk di Pasar Kesatriaan menjadi alasan pedagang enggan menempati kios di sana. “Jalannya sangat sempit, cukup dilewati satu orang saja,” katanya. 

Menanggapi keadaan itu, Ketua Komisi II DPRD Kota Banjarmasin, Awan Subarkah mengatakan, pihaknya akan mengkaji terlebih dahulu terkait permasalahan Pasar Kesatriaan Banjarmasin.

“Akan dikaji dahulu, karena secara langsung, pihak kami belum melakukan pengkajian dan belum bertemu dengan pedagang di pasar itu,” katanya kepada Kabar Kalimantan.

Selanjutnya, Awan Subarkah menyampaikan, pihaknya akan memanggil dinas terkait untuk membicarakan solusi terkait permasalahan yang terjadi di Pasar Kesatriaan Banjarmasin.

“Solusi harus dimulai dari akar permasalahan, sehingga nantinya dalam pengambilan kebijakan dikemudian hari, tepat dan tidak meleset,” kata anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera ini. 

Secara fisik, sambung dia, pembangunan Pasar Kesatriaan yang dibangun secara permanen ini sudah sangat baik, tinggal bagaimana pedagang mau memanfaatkan dan menggunakan fasilitas pasar itu. mar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | redkal.com by Kabar Kalimantan.