Sesi Kedua, Uniska Kembali Mewisuda 1.035 Mahasiswa

11

KabarKalimantan, Banjarmasin – Universitas Islam Kalimantan (Uniska) Muhammad Arsyad Al Banjari kembali mewisuda 1.035 wisudawan dan wisudawati ke XLI tahun 2020, di Gedung Sultan Suriansyah, Kamis (16/1/2020).

Wisuda kali ini merupakan kegiatan bersejarah bagi Uniska. Pasalnya acara wisuda ini dilaksanakan menjadi dua sesi. Sesi pertama ada 1.057 wisudawan dan wisudawati dan sesi, dan yang kedua 1.035 wisudawan dan wisudawati.

Rektor Uniska Abdul Malik mengatakan, di sesi kedua ini giliran mahasiswa/mahasiswi Fakultas Ekonomi, Fakultas Hukum, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik serta Fakultas Studi Islam yang ikut wisuda.

“Hari ini kita kembali mewisuda 1.035 wisudawan dan wisudawati usai kemarin mewisuda 1.057. Jadi, total ada 2.072 wisudawan dan wisudawati,” kata Abdul Malik.

Pada kesempatan itu, dalam sambutannya Abdul Malik mewanti-wanti para wisudawan wisudawati untuk bisa membaca zaman. Ia menghendaki lulusan Uniska bisa mengeksplorasi diri agar bisa bersaing di era 4.0.

Baca Juga :   Uniska Tambah Prodi Magister AP dan Pendidikan Olahraga

“Alumni yang diwisuda hari ini diharapkan mampu mengeksplorasi diri, sehingga lulusan tak selalu dituntut IPK tinggi. Tapi juga komunikasi, dan bisa memanfaatkan dunia digital,” ujarnya.

Selain itu, ia juga meminta kepada para wisudawan dan wisudawati untuk bisa menciptakan lapangan kerja dengan memanfaatkan kemajuan zaman dengan menjadi wirausaha muda.

“Pengusaha di Indonesia baru 3,1 persen dari total jumlah penduduk. Hal ini memang sudah di atas minimum standar nasional yakni 2 persen,” ucapnya.

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Selatan H Sahbirin Noor yang kembali berkesempatan hadir di sesi kedua wisuda Uniska ke XLI ini berharap para sarjana Uniska baik S1 maupun S2 bisa memberikan kontribusi untuk pembangunan, khususnya di Kalsel.

“Lulusan ini sebagai tanda daerah kita semakin berpacu. Dengan SDM berkualitas, maka kemajuan daerah dan kesejahteraan rakyat akan terwujud lebih cepat,” kata Gubernur yang akrab disapa Paman Birin ini.

Baca Juga :   Paman Birin: RT RW Adalah Pahlawan Tanpa Tanda Jasa

Paman Birin juga meminta kepada para wisudawan dan wisudawati untuk tidak cepat puas dengan capaian yang sudah didapat. Sebab menurutnya, perjalanan para sarjana masih panjang baik dari sisi jenjang karier maupun saat terjun ke masyarakat.

“Sarjana bukan jaminan mudah dapat pekarjaan, tapi mampu memiliki pemikiran yang lebih baik. Sekarang SDM berkarakter dan berdaya saing tinggi sangat diperlukan,” pungkas Paman Birin yang merupakan Alumni Uniska.

Reporter: Syahri Ramadhan
Editor: Suhaimi Hidayat
Penanggungjawab: M Ridha

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here